Nasional

Jelang Pensiun, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Pamitan ke Markas Kopassus

Oleh : luska - Kamis, 07/12/2017 17:48 WIB

Usai berikan arahan terakhirnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo didampingi Danjen Kopassus Mayjend TNI Madsuni diarak hingga depan pintu gerbang Markas Kopassus.(Indonews.id/Luska)

Jakarta, INDONEWS.ID - Jelang berakhir jabatannya sebagai Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo berpamitan dengan menyambangi setiap kesatuan dari tiga matra TNI. Siang ini Kamis (7/12/2017) Jenderal Gatot menyambangi Markas KOmando Pasukan Khusus (Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur. Sbeleum bertandang ke Markas Kopassus, Panglima TNI terlebih dulu mendatangi Markas Kostrad yang terletak di Cilodong.

Kedatangan Panglima berseta jajarannya disambut gempita mars Komando dan tradisi penyambutan Pasukan Baret Merah ini.

Panglima TNI tiba di Makopassu sekitar jam 13.00 WIB, dan langsung masuk ke Balai Komando.

Dihadapan ribuan prajurit Kopassus, Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa bagi dirinya tidak ada yang lebih penting dan membahagiakan ketika diberi kesempatan untuk memimpin prajurit prajurit hebat seperti kalian.

" Saya ingin sampaikan pada kesempatan ini. Saya bangga, saya hormat diberi kesempatan memimpin prajurit-prajurit hebat seperti kalian," tegas Panglima TNI dihadapan ribuan prajurit Baret Merah.

Bagi Jenderal Gatot, masuk kedalam keluarga Kopassus adalah sesuatu yang sangat membahagiakan dan teramat terhormat, karena meurutnya ini adalah pesan dari orang tuannya ketika mengetahui dirinya akan masuk militer.

Walaupun berkali-kali dirinya menjajal ujian masuk Kopassus dan selalu gagal, tetapi tidak begitu saja menyerah, diusia ke 55 tahun akhirnya Panglima Gatot Nurmantyo berhasil masuk ke Kopassus.

Akhirnya pada tahun 2015 lalu, setelah menyandang status sebagai jenderal bintang empat, ia kembali mencoba ujian masuk sekolah komando melalui jalur biasa, tidak ada keistimewaan ketika Gatot masuk dalam ujian Komando.

Dan hasilnya, ia dinyatakan lulus setelah melalui sejumlah ujian yang tidak mudah itu. Gatot Nurmantyo mengaku bangga atas pencapaiannya itu.

"Suatu kebanggaan yang tidak mungkin saya lupakan," pungkas Gatot sambil tersenyum bangga.

Kegigihannya pantang menyerah ini kemudian disampaikannya kepada para prajurit Kopassus, Gatot minta agar para prajurit Kopassus pantang menyerah, khususnya dalam berkarier di TNI.

Diakhir pengarahannya, dengan mata berkaca kaca menahan rasa sedih harus berpisah dengan prajuritnya, Jenderal Gatotpun berpamitan.

"Saya sebagai manusia biasa mohon pamit dari Panglima TNI. Izinkan saya menyimpan semua kebanggaan dan kehormatan di setiap detak jantung dan sanubari saya, Izinkan saya menyimpan semua kebanggaan dan kenangan tak terlupakan bersama kalian para prajurit Komando, dan sebagai manusia saya minta maaf dan khilaf, semua itu, yakinlah karena rasa cinta," pamit sang Panglima TNI, yang langsung disambut pekikan Komando dari ribuan Prajurit Kopassus.

Gatot keluar dari Balai Komando, dan langsung disambut suara mars Para Komando yang menggema diruangan maupun sepanjang jalan keluar ke gerbang utama.

Saat ke luar Balai Komando, ia diarak oleh sejumlah Prajurit Kopassus. Gatot Nurmantyo diarak melewati ribuan prajurit Kopassus yang berbaris di sisi kiri dan kanan jalan, sambil menyanyikan mars kebanggannya tersebut.

Panglima TNI diarak sampai depan Gerbang Markas Kopassus, di mana mobil dinasnya sudah menunggu.(Lka)

 

Artikel Terkait