Daerah

Ngadu Bako Satgas Yoniv 320 Berujung Penyerahan 10 Senpi dari Warga Kluwik

Oleh : Abdi Lisa - Kamis, 14/06/2018 12:50 WIB

Warga Kampung Kluwik serahkan senpi kepada Satgas 320. (Ist)

Kubu Raya, INDONEWS.ID - “Ngadu Bako” merupakan suatu kebiasaan di pedesaan Jawa Barat yang se-sungguhnya bersifat positif. ngadu bako dapat diartikan sebagai dialog terhadap sebuah wacana atau khasanah sebuah pemikiran. Karena itu adalah sebuah dialog, maka ada suatu komunikasi dua arah yang saling mendengarkan/memperhatikan dan saling mengutarakan pendapat masing-masing.

Kegiatan yang dipinjam dari tanah pasundan ini banyak menghasilkan kebaikan, salah satunya ngadu bako antara Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Infanteri (Yonif) 320/Badak Putih, yang saat ini sedang melaksanakan tugas di perbatasan dengan warga Desa Kluwik.

Kurang dari sebulan, Satgas Yoniv 320/Badak Putih berhasil meluluhkan hati warga untuk menyerahkan senjata apinya dengan sukarela kepada petugas. Hal tersebut dilakukan demi keselamatan dan keamanan warga dalam kepemilikan maupun penggunaan senjata api (senpi) rakitan.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura, Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe (AFD) menuturkan dengan ngadu bako dan sikap teritorial yang baik Satgas Yonif 320/BP Kodam III/Siliwangi dapat membaur dan diterima ditengah-tengah masyarakat, sehingga warga dengan sukarela memberikan 10 pucuk senjata rakitan.

“Terbukti, belum 1 bulan melaksanakan tugas di perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 320/BP sudah menunjukkan hasil dan prestasi yang gemilang. Dengan bermodalkan Ngadu Bako dan sikap teritorial yang baik menghasilkan 10 pucuk senjata rakitan karena, Satgas Yonif 320/BP Kodam III/Siliwangi dapat membaur dan diterima ditengah-tengah masyarakat,” tutur Kapendam XII kepada wartawan, Rabu (13/6/2018).

Jadi, sambungnya lagi, sepuluh pucuk senjata api tersebut terdiri dari sembilan pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis bowmen dan satu pucuk jenis pistol rakitan, termasuk penyerahan dua pucuk pada Rabu, 13 Juni 2018, di pos Sei Seria, Ketungau Hulu, Sintang. Dan untuk barang bukti seluruhnya diamankan di pos Kotis Satgas Pamtas yonif 320/BP.

Dikatakan Aulia, keberhasilan ini, atas kerja keras serta koordinasi yang baik antara Komandan Satuan Tugas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana, bersama jajarannya dengan warga desa, dimana hingga saat ini telah menerima penyerahan sebanyak sepuluh pucuk senjata rakitan, jenis bowmen dari warga perbatasan yang diserahkan kepada Danpos Satgas Yonif 320/BP.

Dalam kesempatan yang sama, Bapak Tinggi, salah satu warga yang menyerahkan senpinya mengatakan bahwa dirinya dengan penuh kesadaran, sukarela dan tanpa paksaan telah menyerahkan sepi miliknya kepada Satgas di Pos Kluwik.

Warga inipun mengakui sejak adanya pos Satgas Yoniv 320, kampungnya kini menjadi aman.

Dilokasi yang sama, Dansatgas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana menambahkan penerimaan sepuluh pucuk senjata rakitan tersebut adalah hasil dari ketulusan hati para anggota Satgas Yonif 320/BP dalam membina masyarakat di daerah binaan dan tanggung jawabnya. (Lka)

Artikel Terkait