Nasional

Ini Reaksi Penjabat Gubernur Jabar soal Pansus Han Angket

Oleh : hendro - Rabu, 20/06/2018 15:58 WIB

pengangkatan Sestama Lemhanas Komjen M Irawan Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jabar

Bandung, INDONEWS.ID - Adanya rencana gugatan Keppres penunjukannya ke Pengadiran Tata Usaha Negara (PTUN) ditanggapi santai oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Komisaris Jenderal Polisi M Iriawan.

"Kalau aturan tidak pas menurut hukum silakan (laporkan), saya hanya melaksanakan tugas, saya akan pertanggungjawabkan amanah yang diberikan," kata Iriawan di Pos Pelayanan Mudik Cileunyi, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (20/6/2018).

Menurut Iriawan, penunjukan dirinya sebagai Pj Gubernur Jabar sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.  Karena itu, dirinya menilai, pekerjaannya selama tiga bulan ke depan untuk menyelesaikan pekerjaan program yang telah dibuat oleh pejabat lama.
 "Tidak mungkin ada alih-alih itu, masa dari Kemendagri akan menyerahkan Keppres kemudian akan membuat presiden salah," tegasnya.

Iriawan mengakui tidak akan banyak mengomentari polemik mengenai pengangkatan dia sebagai Pj Gubernur. Termasuk soal Hak Angket yang saat ini akan diajukan oleh DPR.

"Saya tidak bicara tentang regulasi, Kemendagri tentu sudah memperhitungkan, jadi saya hanya disiapkan bahwa saya ditugaskan sebagai Pj, mohon laksanakan," kata Iriawan.

Untuk diketahui Sebelumnya, Partai Gerindra di DPR RI akan ikut mendukung dan menjadi inisiator dibentuknya Pansus Hak Angket atas pengangkatan perwira Polri aktif sebagai PJ Gubernur. Masyarakat, bisa menilai sendiri berdasarkan kritik atas keputusan tersebut yang bukan hanya dari kelompok oposisi, tetapi juga partai pendukung pemerintah sendiri.(hdr)

Artikel Terkait