Pendukung Jokowi Inginkan Prabowo Sebagai Cawapres

Oleh : budisanten - Kamis, 19/07/2018 13:54 WIB

Ketua Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) dinilai pendukung Joko Widodo (kanan) sebagai pasangan Cawapres yang paling tepat untuk Pilpres 2019. (foto:dtc)

Jakarta, INDONEWS.ID - Pendukung Joko Widodo atau Jokowi yang maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, menginginkan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres). 

Itulah hasil survei yag dilakukan Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Posisi Prabowo dalam survei tersebut, memuncaki daftar Cawapres Jokowi dengan angka 12,7 persen. 

"Menariknya 12,7 persen pemilih Jokowi menyebutkan Prabowo sebagai Cawapres paling tepat untuk mendampingi Jokowi," kata peneliti LIPI, Wawan Ichwanudin, saat memaparkan hasil survei di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018).

Wawan menduga hal itu terjadi karena publik melihat cairnya hubungan dua belah pihak menjelang Pilpres 2019.

"Bagi pengamat ini kemustahilan, bagi publik, mungkin karena ingin pembelahan itu melunak mencair seperti itu, ini menjadikan Prabowo sebagai Cawapres Jokowi," jelasnya.

Daftar Cawapres itu ditarik dari jumlah pendukung Jokowi di angka 58,2 persen atau 1223 responden. Posisi berikutnya diduduki Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (11 persen), mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (10,2 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono (8,1 persen).

Nama Mahfud MD yang santer diisukan menjadi Cawapres Jokowi di posisi ketujuh dengan elektabilitas 3,3 persen, di bawah Jusuf Kalla (7,2 persen). Sementara Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (6,7 persen), serta Muhaimin Iskandar (4,7 persen). 

Nama yang disebut sudah masuk kantong Jokowi sebagai Cawapres, seperti Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PPP Romahurmuziy, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko tidak masuk. Dalam irisan gabungan tokoh lainnya berada di angka 7 persen.

Survei yag dilaksanakan pada 19 April sampai 5 Mei 2018 dilakukan dengan metode  wawancara tatap muka. Survei memiliki 2100 orang responden yang diambil dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei sebesar kurang lebih 2,14 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ato)

Artikel Terkait