Desainer Indonesia bidik pasar Rusia dan Eropa Timur

Oleh : hendro - Sabtu, 08/09/2018 13:30 WIB

Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi saat memberikan sambutan pada pameran Collection Première Moscow (CPM)

Moskow, INDONEWS.ID - Sebanyak enam desainer Indonesia mengikuti pameran Collection Première Moscow (CPM) yang berlangsung tanggal 4-7 September 2018 di Expocenter Moscow, Rusia. 

Enam desainer tersebut menampilkan enam brands, yaitu Intan Songket, Nur Zahra, Itang Yunasz, JavaNova, Warnatasku dan Batik Chic, yang merupakan pelaku industri fashion dari Jakarta dan Sumatera Selatan.

Berbagai koleksi fashion Indonesia ditampilkan dalam peragaan busana dengan durasi masing-masing 30 menit pada tanggal 5 dan 6 September 2018. Koleksi pakaian yang ditampilkan dengan beragam motif, rancangan dan kompisisi warna mendapat sambutan hangat dari para pecinta dan industri fashion Rusia yang hadir.

 Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi,turut hadir dan memberikan sambutan singkatpada peragaan busana tersebut.

“Indonesia memiliki berbagai macam corakfashion tradisional, seperti Batik, Ikat, Jumputandan Songket yang tetap dapat tampil menarikdalam gaya fashion modern”, kata Duta Besar RI yang juga pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Ekonomi dan Sosial Budaya.

Lebih lanjut, Dubes RI menyampaikan bahwa selain melalui CPM,produk fashion Indonesia dari berbagai daerah juga ditampilkan tiap tahun dalam Festival Indonesia Moskow yang diadakan KBRI Moskow sejak 2016.

Selain peragaan busana, terdapat pavilion Indonesia yang menampilkan produk fashion unggulan Indonesia seperti kain tenun, songket, tas dan berbagai produk fashion Indonesia lainnya. Pameran CPM merupakan pameran fashionterbesar di Eropa Timur.

Pada CPM kali ini terdapat sekitar lebih dari 1.280 brands dari 30 negara seperti Indonesia, Italia, Turki, Jerman, Perancis, Spanyol. Indonesia sendiri telah tiga kali mengirimkan para desainernya di CPM dengan dukungan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah, Kementerian Perindustrian.

Diperkirakan sebanyak 25.000 pengunjung hadir dalam 4 hari penyelenggaraan pameran. Selama penyelenggaraan CPM, terdapat 40 peragaan busana yang menampilkan berbagaibrands, seminar mengenai trend fashion terkini dansesi fashion lecture dari para ahli di bidang fashion.

Selama pameran, para peserta berkesempatan untuk saling bertemu dan menjalin jejaring dengan para pelaku industri fashion yang hadir. Para peserta Indonesia menyatakan bahwa mereka mendapat mitra dan kerja sama bisnis,tidak hanya dari Rusia tetapi juga dari negara Eropa lainnya.(hdr)

 

Artikel Terkait