Nasional

Presiden: Dana Desa Kini Jangan untuk Infrastruktur Saja

Oleh : Ronald T - Selasa, 09/10/2018 02:01 WIB

Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada agenda rapat
Deli Serdang, INDONEWS.ID - Presiden RI Joko Widodo didampingi oleh menteri-menteri yang terkait dengan pembangunan desa dan pemberdayaan manusia menggelar rapat dengan agenda yaitu, "Koordinasi Pengendalian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat" di Balairung Deli Serdang, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (8/10).
 
Kementerian terkait yang mendampingi Presiden Jokowi diantaranya dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani. 
 
Saat menyampaikan arahannya, Presiden Jokowi meminta pihak kementerian terkait agar dana desa yang digelontorkan dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur saja. 
 
Menurut Presiden, dana desa kini harus digunakan untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), Kesejahteraan,  Kesehatan Anak-Anak serta Pengembangan Ekonomi Masyarakat Desa yang salah satunya adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
 
"Manfaat dana desa untuk pembangunan desa ini betul-betul telah dirasakan oleh masyarakat desa, bisa mengurangi kemiskinan di desa, bisa mengurangi kesenjangan antara di desa dan di kota," kata Presiden, dalam siaran pers Kemendes PDTT, Senin (9/10/2018). 
 
Lebih lanjut, Presiden Jokowi menuturkan bahwa peranan pendamping desa dalam penggunaan dana desa berpengaruh besar untuk dapat tepat sasaran. 
 
Meskipun kali ini dan kedepannya Presiden Jokowi penggunaan dana desa akan difokuskan kepada persoalan kesejahteraan masyarakat, yang tentunya juga sangat penting.  
 
Bahwa ia menekankan, di kemudian hari nanti, hasil dari kebijakan bantuan dana desa juga harus dapat dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat di Indonesia.
 
"Terutama dan yang paling penting adalah (dana desa) mampu membuka dan memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa khususnya," kata Presiden.

Artikel Terkait