Nasional

Satgas Polri Silaturahmi Ke Ponpes As-Syafi`iyah

Oleh : Ronald Tanoso - Kamis, 08/11/2018 22:20 WIB

Kasatgas Nusantara Polri, Irjen Polisi Gatot Eddy Pramono bersilaturahmi ke Pondok Pesantren As-Syafi`iyah, PondokĀ Gede, Bekasi, Kamis (8/11/2018).

Jakarta, INDONEWS.ID - Satuan Tugas (Satgas) Nusantara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersilaturahmi ke Pondok Pesantren As-Syafi`iyah, Pondok Gede, Bekasi, Kamis (8/11/2018).

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Pimpinan Yayasan As-Syafi’iyah, KH. Ainul Yakin, Kasubsatgas Management Sosial, KBP Dekantono Eko P, Kabag Penum Divhumas Polri, KBP Syahar Diantono, Baharkam Polri KBP, Zuhdi Baharudin, Kasatintelkam Polresto Bekasi Kota AKBP M. Priyono, Kapolsek Pondok Gede, Kompol Suwari.

Selain bersilaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi Anti Hoax kepada 1000 orang peserta yang terdiri dari Siswa-siswi, Guru dan Staf Yayasan As-Syafi’iyah.

"Kita bangsa indonesia merupakan bangsa yang besar dan damai. Perkembangan isu di indonesia merupakan dinamika politik dan jangan sampai menjadi perpecahan," ujar Kasatgas Nusantara Polri, Irjen Polisi Gatot Eddy Pramono.

Dikatakan Eddy, tak ada satupun bangsa di dunia ini termasuk Indonesia terpecah dan akhirnya tinggal sejarah.

Menurutnya, masuk  pada tahun politik, masyarakat harus waspada dan hati-hati terhadap adanya Negative Campaign dan Black Campaign.

"Ingat, Afganistan yang hanya memiliki 7 etnis hingga sekarang belum damai," terangnya.

Lebih jauh, Eddy meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita Hoax. Hal ini sangat berbahaya bagi kehidupan bangsa dan bernegara.

"Sekarang ini 132 juta HP di Indonesia terhubung dengan internet, masyarakat kita rata - rata kalau dapat berita tidak dicek dulu langsung dishare. Padahal berita tidak benar, ini bisa berbahaya karena bisa mengadu diantara kita," tandasnya.

"Sampaikan pesan-pesan saya kepada Teman, Keluarga dan Saudara agar terciptanya pemilu yang Aman, Damai dan Sejuk," tandasnya. (ronald)
 

Artikel Terkait