Daerah

BMKG Deteksi Titik Api Di Kepulauan Riau Jumlahnya Semakin Meningkat

Oleh : Ronald Tanoso - Minggu, 03/03/2019 14:20 WIB

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Otto Sukisno mengatakan 43 hotspot tersebut tersebar dan paling banyak ada di Kepulauan Meranti, yakni sebanyak 27 titik. Sementara, di Bengkalis ada 2 titik, Pelalawan 13 titik dan Indragiri Hilir 1 titik.

Pekanbaru, INDONEWS.ID - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Otto Sukisno mengatakan titik panas (hotspot) di Provisi Riau semakin bermunculan.

Dirinya mengungkapkan pada hari Minggu (3/3/2019) pagi, satelit modis Terra dan Aqua mendeteksi 43 hotspot yang tersebar di 4 wilayah di Riau.

"Hari ini 43 hotspot terpantau di Riau. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Untuk hotspot terbanyak itu ada di Kepulauan Meranti," katanya.

Menurutnya, 43 hotspot tersebut tersebar dan paling banyak ada di Kepulauan Meranti, yakni sebanyak 27 titik. Sementara, di Bengkalis ada 2 titik, Pelalawan 13 titik dan Indragiri Hilir 1 titik.

"Dari jumlah tersebut, 31 titik merupakan titik api karena memiliki level konfidence di atas 70 persen yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan," ungkapnya.

Dijabarkan Sukisno, dari 31 satu titik api yang terdeteksi ini ada sebanyak 22 titik di Kepulauan Meranti, 8 titik di Pelalawan dan 1 titik di Bengkalis.

"Kita terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadi Karhutla," imbuhnya.

Sekedar informasi, bagi disebagian besar wilayah Sumatra, kepulauan Riau masih jadi penyumbang hotspot terbanyak. Yakni, dari 51 hotspot, 43 diantaranya ada di Riau. Sementara sisanya yakni 8 titik ada di Kepulauan Riau. (rnl)

Artikel Terkait