Pojok Istana

Di Palembang Jokowi Imbau Generasi Milenial Untuk Menjaga Keselamatan Berlalu Lintas

Oleh : Ronald T - Sabtu, 09/03/2019 13:25 WIB

Jokowi memberikan himbauan kepada warga untuk mengutamakan keselamatan dan patuh pada aturan berkendara. Presiden mengungkapkan alasan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas.

Palembang, INDONEWS.ID - Akhir pekan ini, Presiden Jokowi bersama dengan istri, Iriana Jokowi menyambangi Pelembang, Sumatra Selatan, Sabtu (9/3/2019).

Dalam kesempatan ini, Jokowi hadir untuk sebuah acara kampanye keselamatan berkendara South Sumatera Millenial Road Safety Festival yang berlangsung di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang dan diikuti oleh lebih dari sepuluh ribu warga kota.

Dalam kegiatan ini, Jokowi turut memberikan himbauan kepada warga untuk mengutamakan keselamatan dan patuh pada aturan berkendara. Presiden mengungkapkan alasan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam berlalulintas.

Menurutnya, dari hasil penelitian diketahui kecelakaan lalulintas masuk dalam lima besar penyebab kematian tertinggi di dunia dan lebih dari lima puluh persen korbannya berasal dari kalangan usia produktif antara 15 – 35 tahun.

“Jadi harus hati-hati betul, karena kalau sudah kecelakaan lalu masuk rumah sakit akan menjadi masalah besar dalam keluarga kita. Makanya saya pesan hati-hati dalam berkendara,” ujar Jokowi.

Tidak hanya itu, Presiden juga berpesan kepada para pengendara untuk melindungi pengguna kendaraan dari proses hukum saat menemui pemeriksaan surat-surat kendaraan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Saya juga ingatkan jangan main handphone saat berkendara, itu tidak boleh dan sangat berbahaya. Ingat bahwa ada keluarga yang menunggu kita dirumah,” pesan Jokowi.

Kegiatan South Sumatera Millenial Road Safety Festival jiga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti pemecahan rekor MURI pembentangan kain jumputan sepanjang 1,1 km diatas Jembatan Ampera. Kain dengan 500 motif tersebut dibentangkan oleh 600 orang personel TNI/Polri dan masyarakat dari sisi ulu hingga sisi ilir jembatan.

Selama kegiatan ini berlangsung, Jembatan Ampera ditutup selama lima jam. Sementara untuk mengantisipasi kemacetan pihak kepolisian bersama Dinas Perhubungan melakukan rekayasa lalulintas dengan pola buka tutup dan pengalihan rute. (rnl)


 

Artikel Terkait