Nasional

Komisi VIII DPR Apresiasi Diplomasi Presiden Jokowi Dengan Arab Saudi

Oleh : Ronald T - Senin, 15/04/2019 21:55 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengatakan, penambahan kuota haji ini merupakan upaya diplomasi Presiden Jokowi yang secara khusus kepada Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi.

Jakarta, INDONEWS.ID - Pemerintahan dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan apresiasi dari pimpinan Komisi VIII DPR RI. Apresiasi ini diberikan pemerintah Indonesia mendapat penambahan kuota haji sebanyak 10.000.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengatakan, penambahan kuota haji ini merupakan upaya diplomasi Presiden Jokowi yang secara khusus kepada Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi.

"Kalau bukan karena memiliki kedekatan diplomatik antara Pemerintah Indonesia di bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat ini, penambahan ini sulit untuk dilakukan," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Diketahui, adanya keputusan penambahan kuota haji ini disampaikan langsung saat pertemuan Presiden Jokowi dengan Raja Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman di Istana Pribadi Raja (Al-Qahr al-Khas) di Riyadh, Minggu (14/4/2019) kemarin.

Tidak hanya itu, penegasan keputusan itu juga disampaikan kembali oleh Putera Mahkota Kerajaan, Muhammad Bin Salman, yang melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi pada hari yang sama.

"Tambahan 10.000 kuota haji itu patut mendapat apresiasi. Saat ini kuota jamaah haji ini sebanyak 221.000 jamaah," ujarnya.

Penambahan kuota haji ini, politikus Partai Golkar ini menambahkan, akan mengurangi daftar tunggu jamaah haji Indonesia yang saat ini rata-rata mencapai 18 tahun. Bahkan di daerah Sulawesi Selatan, daftar tunggu jamaah haji mencapai 40 tahun.

"Karena itu, sebagai Pimpinan Komisi VIII, kami patut mengapresiasi atas hasil kunjungan Presiden Jokowi ke Arab Saudi ini," tandasnya. (rnl)

 

Loading...

Artikel Terkait