Nasional

Polisi Tengah Selidiki Legalitas Senjata Api Milik Ketua FPMM

Oleh : Rikardo - Kamis, 15/08/2019 09:47 WIB

Ketua Front Pemuda Muslim Maluku, Umar Kei (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, polisi bakal menyelidiki senjata api jenis revolver milik Umar Ohoitenan alias Umar Kei.

Umar merupakan Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM). Ia diketahui memimpin organisasi Pemuda Maluku Tenggara (Maltra) dan Kota Tual di Tanah Rantau. 

Umar ditangkap oleh pihak kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Ia diketahui ditangkap di hotel Amaris di daerah Senen, Jakarta Pusat pada Senin (12/8). 

Saat penangkapan, Umar disebut tengah pesta sabu-sabu. Pada penangkapan itu, polisi turut menyita senpi jenis revolver sebagai barang bukti. 

"Senjata api kita serahkan ke Reskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya) untuk kita lakukan penyidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, seperti dikutip dari CNN, Rabu (14/8).

Disampaikan Argo, penyelidikan itu dilakukan untuk mengetahui apakah senjata itu ilegal atau tidak. Selain itu, juga untuk menyelidiki perihal penggunaan senpi itu oleh Umar.

"Senjata api itu diakui milik sendiri. Nanti terkait apakah legal atau ilegal, labfor (laboratorium forensik) yang menyampaikan," tambahnya.

Sementara untuk kasus penyalahgunaan narkoba, penyidik Ditresnarkoba masih terus melakukan penyelidikan. Nantinya, polisi juga bakal mengusut apakah Umar hanya sebagai pengguna saja atau juga selaku pengedar.*(Rikardo)

Loading...

Artikel Terkait