Nasional

Kepengurusan Baru KONI Langsung Kerjakan Pekerjaan Rumah

Oleh : tirto prima putra - Sabtu, 17/08/2019 20:50 WIB

Ketua KONI Marciano Norman hadiri Piala Bergilir Ketua Umum KONI di Tangerang

Jakarta, indonews.id - Pasca pelantikan pengurus KONI periode 2019 – 2023 di Hotel Borobudur, KONI langsung melakukan berbagai kegiatan. Pasalnya KONI kepengurusan baru ini menghadapi beberapa tantangan yang besar di samping target besar yang ditetapkan Ketua Umum terpilih Marciano Norman. Visi menjadikan olahraga sebagai industri bukanlah hal mudah sehingga membutuhkan kolaborasi dengan swasta.

Beberapa langkah sudah ditempuh dalam menghadapi tantangan KONI. Pertama, terkait masalah internal kepegawaian. Dampak OTT KPK terhadap dana hibah Kemenpora sangat dirasakan oleh para pegawai KONI. Tepat pada bulan ini, pegawai KONI sudah 8 bulan tidak menerima haknya karena menjadi barang bukti KPK.

Telat terpenuhinya hak pegawai selama itu tentu menjadi suatu masalah. Kondisi tersebut bukanlah tanggung jawab kepengurusan baru namun demikian kepengurusan baru tetap mengupayakan gaji para pegawai. Ketua terpilih setidaknya sudah audiensi dengan Kemenpan RB dan Wapres pada pertengahan Agustus ini.

Kedua, terkait membangun industri olahraga. Bidang Mobilisasi Sumber Daya (MSD) telah melakukan pertemuan dengan Indofood. Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama antara KONI dan Indofood. Langkah tersebut patut didukung mengingat adanya kesadaran KONI untuk mandiri, tidak selalu mengandalkan dana negara (Kemenpora).

Loading...

Ketiga, pada 16 Agustus Ketua Umum KONI Marciano Norman melakukan kunjungan ke Sukabumi, tepatnya ISTC (Icuk Sugiarto Training Camp). Pada tempat tersebut terdapat tiga cabang olahraga yang dipersiapkan untuk SEA Games tahun ini. Ketiga cabang tersebut yakni Kurash, Sepak Takraw dan Kick Boxing.

Adapun pada 17 Agustus, Marciano Norman meresmikan festival kejuaraan melalui kejuaraan sepakbola anak di Stadion Galapuri, Tangerang. Terdapat kategori U-8, U-10, dan U-12 yang memperebutkan piala bergilir ketua umum KONI. Harapannya adalah membuahkan bibit atlet sejak usia dini.

Perlu di ingat bahwa kepengurusan KONI yang baru ini dihadapkan tantangan untuk persiapkan SEA Games di Filipina akhir tahun ini. Di luar itu, pada September tahun depan akan diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Terkait tema kemerdekaan Indonesia ke 74 tahun ini, SDM Indonesia Unggul, maka penting peran KONI berkontribusi. Tanpa kesehatan, manusia akan sulit menjadi SDM unggul maka olahraga menjadi salah satu yang perlu didorong. KONI berkomitmen olahraga pada masyarakat mengingat dapat menularkan nilai sportivitas, pantang menyerah, tidak cepat puas dan jiwa yang kompetitif.

Artikel Terkait