Olah Raga

Bantah Dukung Salah Satu Calon Ketum PSSI, Menpora : Pemerintah Netral

Oleh : Ronald T - Sabtu, 02/11/2019 14:25 WIB

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. (Foto : Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membantah mendukung salah satu Calon Ketua Umum (Caketum) PSSI. Dirinya menegaskan akan tetap dalam posisi netral dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Pemilihan PSSI 2019-2020.

Isu Menpora yang baru dilantik itu mendukung salah satu kandidat caketum setelah mengundang dua sosok. Dia bertemu dengan Vijaya Fitriyasa dan Fary Djemi Francis di Kantor Kemenpora, Jakarta.

Hal itu mengacu foto yang sempat beredar di media sosial, yang memperlihatkan Zainudin bertemu dengan pria yang karib disapa Iwan Bule di kantornya.

Akan tetapi, pertemuan itu sama sekali tak membicarakan soal Kongres Pemilihan PSSI. Dia menyebut kalau hanya ada perbincangan sebagai sahabat saja dengan Fary dan Vijaya.
  
"Beredar foto bahwa saya hanya bertemu dengan salah satu calon. Padahal ada empat calon yang ketemu saya juga, ngobrol biasa lah, semua masukan kita terima," kata Menpora saat ditemui awak media di Hotel Shangri-La, Jakarta, tempat KLB Pemilihan PSSI, Sabtu (2/11/2019).

"Jadi pemerintah netral, dan seperti sambutan saya sampaikan kalau ada masalah di cabang olahraga silakan selesaikan sendiri. Karena kalau mereka tidak mampu menyelesaikannya ada KOI dan KONI. Jika sudah tidak bisa juga, baru ke pemerintah," sambungnya.
 
Zainudin enggan mencampuri marwah PSSI dalam melakukan pemilihan Caketum periode 2019-2023. Pasalnya jika hal itu dilakukan bisa kembali memantik masalah yang berujung pembekuan kembali dari FIFA.
 
"Nah, kalau seperti PSSI ini mereka punya aturan, dia punya statuta, dia punya induk internasionalnya. Begitu kita masuk nanti campur tangan dan bisa di banned kembali kita. Itu yang kami tidak mau, saya tidak mau, pemerintah tidak mau," tandasnya.

Untuk diketahui. KLB PSSI dalam agenda pemilihan Caketum, Waketum dan Anggota Exco PSSI periode 2019-2023 kini hanya tersisa tiga caketum yang ada di dalam ruangan yakni Mochamad Iriawan, Rahim Soekasah, dan Arief Putra Wicaksono.

Sedangkan, Bernhard Limbong sebelum kongres telah menyatakan mundur karena kesibukkanya dan tidak bisa mengurus PSSI apabila dirinya terpilih, sedangkan satu caketum lainnya, La Nyalla Mattalitti menarik diri jauh-jauh hari sebelum kongres lantaran tak setuju dengan jadwal Kongres pada 2 November 2019.

Sementara enam caketum lainnya yakni Fari Djemy Francis, Vijaya Fitriyasa, Yesayas Oktovianus, Sarman El Hakim, Benny Erwin dan Aven Hinelo mengaku diusir saat Kongres berlangsung lantaran ingin menanyakan soal kejanggalan jelang KLB PSSI ini. (rnl)

Loading...

Artikel Terkait