Bisnis

Jangan Lakukan Top Up di Gerbang Tol, Ini Akibatnya

Oleh : hendro - Senin, 23/10/2017 14:11 WIB

ilustrasi antrian di pintu tol (istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID – Dalam penerapan pembayaran non tunai yang akan diterapkan pada akhir bulan ini, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengimbau  masyarakat agar tidak mengisi ulang atau top up uang elektroniknya di gardu tol.

Menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna, hal itu dikarenakan dapat menyebab  antrean panjang.

"Top up idealnya dilakukan di merchant atau melalui m-banking. Ke depan kami harap masyarakat lakukan persiapan dan top updilakukan di luar jalan tol," ujar Herry di Jakarta, Senin, (23/10/2017).

Herry menjelaskan, persiapan infrastruktur menuju penerapan transaksi nontunai di jalan tol pada 31 Oktober mendatang sudah dilakukan sejak Mei lalu. Sebagai informasi, penerapan gardu tidak terima tunai kini sudah mencapai 70 persen lalu pemasangan aplikasi uang elektronik dalam satu reader (SAM Multiapplet) telah terlaksana 93 persen di seluruh ruas tol.

 

Artikel Terkait