Bisnis

Cegah Garuda Bangkrut, Rizal Ramli: Fokus Pada Penerbangan Domestik dan Regional

Oleh : adri - Sabtu, 17/06/2017 04:21 WIB

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli (hdr)
Jakarta, INDONEWS.ID – Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, ancaman bangkrut yang menghantui maskapai Garuda Indonesia disebabkan karena kesalahan di masa lalu yang terlalu jor- joran dalam membeli pesawat baru yang tidak tepat. “Pembelian pesawat Garuda Indonesia long route Air Bus 350 yang sebenarnya hanya cocok untuk rute ke Amerika atau Eropa seperti membakar uang saja,” kata Rizal kepada INDONEWS di bilangan Kemang Jakarta Selatan Jumat (16/6/2017) kemarin. Menurut Rizal, Garuda Indonesia merupakan maskapai penerbangan kebanggaan Indonesia dengan sejarah panjang. Dari segi teknis telah banyak kemajuan, dan kualitas service premium setara dengan perusahaan penerbangan internasional. “Untuk tingkat regional Garuda mampu bersaing bahkan mengalahkan maskapai dari Jepang, Australia, dan Selandia Baru,” ujarnya. Untuk mengakhiri ancaman kebangkrutan, Rizal menyarankan, agar segera dibenahi dengan cara me-reschedule pembelian pesawat atau dijual ke pihak ketiga. Selain itu, Maskapai Garuda juga harus fokus untuk meningkatkan pendapatan dari penerbangan domestik dan regional. “Dengan membeli pesawa yang lebih kecil seperti Air Bus 330 itu akan lebih efisien dan lebih tepat,”jelasnya.. Namun, kata Rizal, apa yang disarankannya itu ternyata tidak berjalan mulus. Banyak pihak yang menentang solusi yang diberikan pengamat senior ekonomi Indonesia ini. Padahal apa yang telah disarankannya itu, merupakan hasil dari evaluasi dan analisi yang mendalam. . Seperti yang diberitakan sebelumnya, maskapai Garuda Indonesia diperkirakan bisa mengalami kebangkrutan karena omzet perusahaan plat merah itu kian susut. Hal ini menyusul kerugian mendalam pada tiga bulan pertama di 2017 hingga Rp 1,31 Triliun.(hdr)
TAGS :

Artikel Terkait