INDONEWS.ID

  • Kamis, 10/05/2018 06:23 WIB
  • Indonesia dan Singapura Sepakat Kerjasama Industri 4.0 dan Ekonomi Digital

  • Oleh :
    • hendro
Indonesia dan Singapura Sepakat Kerjasama Industri 4.0 dan Ekonomi Digital
Menteri perindustrian Indonesia Airlangga Hartanto dan menteri komunikasi dan informasi Singapura S Iswaran

Singapura, INDONEWS.ID - Dalam kunjungan kerjanya ke Singapura Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya, melakukan pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Singapura, S. Iswaran. Sebelumnya, Menteri Iswaran adalah Menteri Perindustrian Singapura, Rabu (9/5/2018).

Untuk merealisasikan transformasi Industri Indonesia menuju Induatri 4.0, Menteri Airlangga menyampaikan lima sektor unggulan yaitu, Otomotif, Elektronik, Tekstil, Kimia, dan Makanan atau 70 persen dari pendapatan domestic bruto Industri di Indonesia.

Baca juga : Indonesia Jalin Kembali Kerjasama di Bidang Kekayaan Intelektual dengan Tiongkok

10 program prioritas nasional terkait industri 4.0, antara lain mencakup penguatan UKM, sustainabilitas pembangunan, meningkatkan kapasitas SDM, menciptakan ekosistem inovasi dan meningkatkan koherensi kebijakan dan kelembagaan. 

Untuk merealisasikan hal-hal tersebut di atas, Singapura menyampaikan kesanggupannya untuk bekerjasama, antara lain dalam bidang 
peningkatan sumber daya manusia, meningkatkan daya saing industri di Indonesia, khususnya terkait 5 sektor unggulan industri 4.0, serta membangun ekosistem inovasi di beberapa sentra pengembangan ekonomi digital yg dikelola atau didukung Kementerian Perindustrian RI. 

Baca juga : Ini Tentara Indonesia Pertama Penerima Penghargaan dari US Army CGSC

Kedua Menteri juga sepakat bahwa kerjasama akan difokuskan untuk pemberdayaan talenta Indonesia melalui inovasi, khususnya untuk pelaku UKM, sehingga dapat meningkatkan daya saing dan efisiensi dalam pengembangan model bisnis mereka.

Menteri Hartarto juga berkesempatan bertemu dengan pengusaha Singapura yg berminat investasi dalam bidang logistic serta menjadi pembicara utama mengenai transformasi menuju industri 4.0 yg dihadiri sekitar 200 alumnus National University Singapore atau NUS Society.

Baca juga : Aku Bermimpi Indonesia Jaya di Tangan SMI

Terkait kerjasama bilateral bidang ekonomi digital, Dubes RI Ngurah Swajaya menjelaskan bahwa hasil konkrit pertemuan Presiden RI dan PM Singapura bulan September 2017 telah ditindak-lanjuti dengan peresmian Kawasan Digital Nongsa, Batam oleh Menlu kedua negara yg telah dimanfaatkan sebagai jembatan digital kerjasama bilateral dengan sentra sentra ekonomi digital Indonesia di Indonesia.

Dubes RI Ngurah Swajaya juga menjelaskan bahwa kerjasama untuk meningkatkan SDM melalui pengembangan pendidikan vokasi untuk menunjang kebutuhan di Kawasan Industri Kendal yg dikembangkan oleh Indonesia dan Singapura.

Hadir dalam pertemuan tersebut 2 institusi utama Singapura yg memfasilitasi investasi, termasuk bidang ekonomi digital, yaitu Economic Development Board (EDB) dan Enterprise Singapore (ESG) yg akan memfasilitasi realisasi kerjasama yg telah dibahas oleh Menteri Hartarto dan Menteri Iswaran.

Menteri Perindustrian juga didampingi oleh Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional, I Gusti Putu Suryawirawan dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Ngakan Timur Antara yg akan menindak-lanjuti kerjasama yg telah dibahas. (Hdr)

Artikel Terkait
Indonesia Jalin Kembali Kerjasama di Bidang Kekayaan Intelektual dengan Tiongkok
Ini Tentara Indonesia Pertama Penerima Penghargaan dari US Army CGSC
Aku Bermimpi Indonesia Jaya di Tangan SMI
Artikel Terkini
Hakim MK Aswanto Beri Teguran untuk Saksi Prabowo di Persidangan
Panglima TNI: Para Purnawirawan TNI Merupakan Suri Tauladan dan Guru Bangsa
Tiga Negara Pantai Perbarui Peta Laut Elektronik Selat Malaka - Singapura
PDIP Rakernas IV, Bahas Evaluasi Pemilu Serentak 2019 dan Kongres V di Bali
Perdana Menteri Papua Nugini Berkomitmen Tingkatkan Kerjasama dengan Indonesia
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
eowyn