INDONEWS.ID

  • Selasa, 25/09/2018 17:50 WIB
  • Dubes RI untuk Singapura Berhasil Pimpin Misi Bisnis Investor ke Belitung

  • Oleh :
    • hendro
Dubes RI untuk Singapura Berhasil Pimpin Misi Bisnis Investor ke Belitung
Duta Besar RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya bersama investor dari Singapura dan bupati Belitung beserta jajarannya

Tanjung Pandan, INDONEWS.ID -  Duta Besar RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya memimpin misi Bisnis untuk memperkenalkan potensi perdagangan, pariwisata, dan investasi (TTI) Pengusaha Singapura ke Belitung, Selasa (25/9/2018)

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut kegiatan Indonesia Investment Day yang diselenggarakan KBRI Singapura di Singapura pada 31 Agustus 2018.

Baca juga : Perdana Menteri Papua Nugini Berkomitmen Tingkatkan Kerjasama dengan Indonesia

Misi Bisnis diikuti oleh 18 peserta, termasuk perwakilan dari Pemerintah Singapura, Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura, Singapore Tourism Board (STB), lembaga investasi pemerintah Singapura, Economic Development Board (EDB) dan Enterprise Singapore (ESG), operator wisata kapal pesiar beserta pengusaha dan investor Singapura.

Delegasi diterima Bupati Belitung, wakil pemda propinsi dan pemangku kepentingan Kabupaten Belitung serta pelaku usaha lokal.

Baca juga : Indonesia Tegaskan Komitmennya Lanjutkan Moratorium Hutan

Peserta misi bisnis juga mendorong peningkatan ekspor produk unggulan Belitung seperti industri perikanan, lada dan rempah-rempah lainnya. 

Dalam kesempatan ini Dubes Ngurah mendorong pengusaha Singapura untuk turut serta berpartisipasi di kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI), 24-Oktober 2018.

Baca juga : KBRI Tunis Ikut Memeriahkan Acara Lampion di Kota Tabarka

Peningkatan pariwisata dan investasi ke Belitung akan diikuti dengan rancana Penerbangan langsung dari Singapura (Changi) ke Belitung (Tj. Pandan) yang diharapkan dimulai akhir Oktober 2018 oleh Garuda Indonesia.

Dengan konektivitas udara yang langsung dan penjajagan pengembangan wisata kapal pesiar, diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisatawan manca negara tidak hanya dari Singapura, tapi juga dari negara lainnya.

Untuk investasi ada 5 proyek yang ditawarkan termasuk perluasan Bandara Internasional Tanjung Pandan,  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, Tanjung Kelayang dan Tanjung Batu dengan nilai ready to offer project lebih dari USD.2.5 milyar.  

Kunjungan misi bisnis menghasilkan komitmen investasi antara Pemerintah Kabupaten Belitung dan Naza Holdings Pte Ltd sebesar USD.500 juta, dan ekspor lada hitam dari PT. MTN Bersatu dengan pengusaha Singapura senilai USD.2.5 juta.

Dubes RI Singapura Ngurah Swajaya yang memimpin misi bisnis menjelaskan bahwa dengan dibukanya penerbangan langsung ke Belitung, sudah 2 (Toba dan Belitung) dari "10 Bali Baru" yang dirintis KBRI Singapura setelah pencanangan oleh Presiden Joko Widodo pada `retreat` kepala pemerintahan saat perayaan 50 Tahun hubungan RI - Singapura, September 2017.

Tujuan berikutnya yang akan didorong adalah Labuan Bajo (Komodo) dgn pengiriman misi bisnis bulan Oktober 2018 yang akan datang, setelah `retreat` kepala pemerintahan 11 Oktober 2018.

"Stabilitas politik dan keamanan, peningkatan ease of doing business, potensi pasar dan sumber daya manusia menjadi faktor yg menarik untuk penanaman modal di Indonesia," kaya Dubes Ngurah

Lebih lanjut Dubes Ngurah mengatakan, bahwa investasi Singapura ke Indonesia untuk 6 bulan pertama tahun 2018 naik 38% menjadi USD.5.04 milyar, sementara sektor Pariwisata dan peningkatan ekspor menjadi fokus Utama KBRI Singapura dalam menjalankan diplomasi ekonomi yang konkrit dan memberikan dampak langsung untuk mensejahterakan rakyat. (Hdr)

Artikel Terkait
Perdana Menteri Papua Nugini Berkomitmen Tingkatkan Kerjasama dengan Indonesia
Indonesia Tegaskan Komitmennya Lanjutkan Moratorium Hutan
KBRI Tunis Ikut Memeriahkan Acara Lampion di Kota Tabarka
Artikel Terkini
Penjelasan Brigjen Dedi Prasetyo Soal Pati Polri Ikut Capim KPK
Hakim MK Aswanto Beri Teguran untuk Saksi Prabowo di Persidangan
Panglima TNI: Para Purnawirawan TNI Merupakan Suri Tauladan dan Guru Bangsa
Tiga Negara Pantai Perbarui Peta Laut Elektronik Selat Malaka - Singapura
PDIP Rakernas IV, Bahas Evaluasi Pemilu Serentak 2019 dan Kongres V di Bali
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas