INDONEWS.ID

  • Sabtu, 22/06/2019 12:32 WIB
  • Presiden Tinjau Proyek Runway Ketiga Bandara Soetta, Juli 2019 Beroperasi

  • Oleh :
    • very
Presiden Tinjau Proyek Runway Ketiga Bandara Soetta, Juli 2019 Beroperasi
Presiden Joko Widodo pada Jumat, 21 Juni 2019, meninjau perkembangan pembangunan landas pacu ketiga bandara internasional Soekarno-Hatta. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Presiden Joko Widodo pada Jumat, 21 Juni 2019, meninjau perkembangan pembangunan landas pacu ketiga bandara internasional Soekarno-Hatta. Pembangunan infrastruktur bandara tersebut telah dipantau dan dikunjungi langsung olehnya di tanggal yang sama setahun yang lalu.

Dalam peninjauannya kali ini, Kepala Negara yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Direktur Utama PT. Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa landas pacu tersebut tak lama lagi akan dapat diselesaikan. Pihaknya mengharapkan agar landas pacu terbaru tersebut dapat beroperasi sesegera mungkin.

Baca juga : Pulihkan Pasokan Air untuk Sentra Pangan di Sigi, Presiden Jokowi Didampingi Menteri Basuki Resmikan Bendung dan Jaringan Irigasi Gumbasa

"Runway ketiga di Soekarno-Hatta ini sudah selesai 86 persen. Kita harapkan akhir bulan ini sudah 100 persen dan langsung akan dioperasionalkan secepat-cepatnya. Mungkin Juli sudah dioperasionalkan," ujarnya.

Bandara Soekarno-Hatta, sebagai salah satu bandara tersibuk di ASEAN, saat ini beroperasi dengan dua landas pacu dan mampu melayani hingga 81 pergerakan pesawat tiap jam. Dengan tambahan satu landas pacu lainnya, bandara tersebut diperkirakan mampu meningkatkan kapasitasnya dengan melayani hingga 120 pergerakan pesawat tiap jam.

Baca juga : Jokowi Lantik Menko Polhukam dan Menteri ATR/BPN Rabu, Beredar Nama Hadi Tjahjanto dan AHY

"Permintaan dari maskapai, dari negara lain, yang sudah antre banyak sekali. Saya sendiri sering (mendengar) dari Qatar, Saudi, India, Singapura, Malaysia, China, Jepang semua ingin masuk tapi penuh slotnya. Sekarang ini bisa kita berikan tambahan untuk bisa masuk ke Soekarno-Hatta lagi," kata Presiden seperti dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.

Selain itu, tambahan landas pacu itu diharapkan dapat mengurangi waktu pesawat selama berada di holding area saat menunggu giliran untuk mendarat.

Baca juga : Tanggapi Hasil Hitung Cepat Pemilu, Presiden Jokowi: Sabar, Tunggu Hasil Resmi dari KPU

"Kita harapkan juga tidak seperti yang kemarin-kemarin, mau turun berputar dulu setengah jam. Setelah ini rampung insyaallah enggak ada," tuturnya.

Pengembangan bandara Soekarno-Hatta, lanjut Presiden, tidak berhenti sampai pada penambahan landas pacu ketiga. Pemerintah kini sudah mulai merencanakan penambahan kapasitas terminal dengan membangun terminal keempat.

"Sudah dua tahun lalu saya perintahkan Pak Menteri dan Pak Dirut untuk merencanakan kembali terminal yang keempat. Ini sudah mulai gambar desain. Kita harapkan nanti di 2021 terminal keempat sudah dibangun lagi," ungkap Presiden.

Pembangunan terminal baru tersebut ditargetkan selesai pada 2024 mendatang. Nantinya, bandara Soekarno-Hatta akan dapat melayani hingga 110 juta penumpang.

"Pertumbuhan penerbangan memang cepat sekali. Kalau pembangunan runway, taxiway, terminal enggak dikejar nanti kedahuluan lagi. Kita enggak mau itu. Infrastruktur harus mendahului dari pertumbuhan yang ada," tandasnya.

Setelah meninjau landasan pacu, Presiden dan rombongan melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Nurul Barkah Tangerang. (Very)

Artikel Terkait
Pulihkan Pasokan Air untuk Sentra Pangan di Sigi, Presiden Jokowi Didampingi Menteri Basuki Resmikan Bendung dan Jaringan Irigasi Gumbasa
Jokowi Lantik Menko Polhukam dan Menteri ATR/BPN Rabu, Beredar Nama Hadi Tjahjanto dan AHY
Tanggapi Hasil Hitung Cepat Pemilu, Presiden Jokowi: Sabar, Tunggu Hasil Resmi dari KPU
Artikel Terkini
Panglima TNI Hadiri Rapat Koordinasi Teknis Kesehatan TNI Tahun 2024
Terinspirasi Langkah Indonesia, Suarakan Penundaan dan Perubahan Kebijakan EUDR
Ketua KIP: Pertamina Jadi `Role Model` Keterbukaan Informasi Publik di Sektor Energi
Kemendagri Intruksikan Pemprov Kaltara Percepat Pembangunan Daerah Berbasis Inovasi
Semangat Kartini dalam Konteks Kebangsaan dan Keagamaan Moderen
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas