INDONEWS.ID

  • Rabu, 11/09/2019 16:30 WIB
  • Terima Penghargaan AFEO, Presiden Jokowi: Ini Milik Para Insinyur Indonesia

  • Oleh :
    • very
Terima Penghargaan AFEO, Presiden Jokowi: Ini Milik Para Insinyur Indonesia
Presiden Joko Widodo menerima penghargaan dari ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) saat peresmian pembukaan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 37) yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, pada Rabu, 11 September 2019. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Presiden Joko Widodo menerima penghargaan dari ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO) saat peresmian pembukaan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 37) yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, pada Rabu, 11 September 2019.

The AFEO Distinguished Honorary Patron Award diberikan dalam setiap perhelatan konferensi tersebut kepada satu orang penerima setingkat kepala negara atau kepala pemerintahan suatu negara. Penghargaan tersebut diberikan kepada Presiden Joko Widodo dalam perhelatan konferensi ke-37 kali ini.

Baca juga : Melihat Upaya Relawan Menangani Pasien Covid-19 di Indonesia

"Saya menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada saya," ucap Presiden seperti dikutip dari siaran pers Istana.

Namun, Kepala Negara berpandangan bahwa penghargaan tersebut selayaknya lebih tepat diberikan kepada para insinyur Indonesia yang bekerja membangun negara bahkan hingga bekerja di daerah terpencil sekalipun.

Baca juga : Sosialisasi Empat Pilar, Bamsoet: Pemulung Bukan Pekerjaan Hina

"Sebenarnya penghargaan ini milik para insinyur Indonesia yang sudah tanpa lelah bekerja di lapangan, di daerah terpencil, di daerah perbatasan, dan di daerah-daerah pedalaman untuk membangun negara kita Indonesia," tuturnya.

Chairman AFEO yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Heru Dewanto, sebagaimana dikutip dalam siaran persnya mengatakan bahwa penghargaan tersebut adalah penghargaan tertinggi AFEO yang diberikan kepada kepala negara atau kepala pemerintahan yang dinilai memberikan jasa dan kontribusi besar terhadap profesi insinyur dan bidang keteknikan di suatu negara.

Baca juga : Kepala BNPT: Pemuda Pancasila Harus Terlibat Cegah Penyebaran Paham Radikal Terorisme

"Berkat disahkannya UU Keinsinyuran, kini PII sebagai organisasi profesi semakin kuat. Ini kontribusi luar biasa terhadap para insinyur tanah air yang bekerja nyata di balik setiap proyek infrastruktur. Dengan masifnya pembangunan di negeri ini juga membuat kami yakin Presiden Jokowi sangat layak mendapatkan apresiasi tertinggi ini," kata Heru.

Untuk diketahui, penghargaan yang sama dalam perhelatan konferensi ke-36 yang digelar di Singapura pada tahun 2018 lalu diberikan kepada Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Mahathir Mohamad. (Very)

Artikel Terkait
Melihat Upaya Relawan Menangani Pasien Covid-19 di Indonesia
Sosialisasi Empat Pilar, Bamsoet: Pemulung Bukan Pekerjaan Hina
Kepala BNPT: Pemuda Pancasila Harus Terlibat Cegah Penyebaran Paham Radikal Terorisme
Artikel Terkini
Melihat Upaya Relawan Menangani Pasien Covid-19 di Indonesia
Dikritik Rizal Ramli, Bank Dunia Pernah Mengaku Salah Memprediksi Perekonomian RI
Sosialisasi Empat Pilar, Bamsoet: Pemulung Bukan Pekerjaan Hina
Kepala BNPT: Pemuda Pancasila Harus Terlibat Cegah Penyebaran Paham Radikal Terorisme
Rocky Gerung: Kuasa Reshuffle Kabinet Ada di Tangan Oligarki
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf