INDONEWS.ID

  • Minggu, 22/09/2019 11:50 WIB
  • Wakil Presiden RRT Akan Hadiri Pelantikan Presiden Jokowi

  • Oleh :
    • very
Wakil Presiden RRT Akan Hadiri Pelantikan Presiden Jokowi
Presiden Jokowi menerima Penasihat Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri, Song Tao, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Jumat (20/9) pagi.

Jakarta, INDONEWS.ID -- Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) periode 1919-1924. Ucapan selamat ini disampaikan melalui Penasehat Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri, Song Tao, saat mengunjungi Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9) pagi.

Selain menyampaikan ucapan selamat, menurut Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) A.M. Fachir, dalam kesempatan itu Penasehat Presiden RRT juga menyampaikan komitmen pemerintahnya untuk terus meningkatkan hubungan dan kerja sama dengan Indonesia.

Baca juga : Didampingi Menhan, Presiden Tinjau Food Estate Hingga Posko Penanganan Covid-19 di Kalteng

“Tadi juga sudah menyampaikan bahwa ada Wakil Presiden Tiongkok yang akan menghadiri pelantikan Presiden RI pada tanggal 20 Oktober nanti. Bapak Presiden mengatakan akan merasa terhormat kalau dihadiri juga oleh Wakil Presiden Tiongkok,” kata Fachir kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi saat menerima  Penasehat Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri itu, seperti dikutip dari Setkab.go.id.

Rencana kehadiran Wakil Presiden RRT dalam pelantikan Presiden RI itu dinilai Wamenlu menunjukkan hubungan yang baik antara kedua pemimpin, bahwa Tiongkok memberikan perhatian yang lebih baik, menunjukkan hubungan yang sangat penting dan strategis antara Tiongkok dengan Indonesia.

Baca juga : Ini Penampakan Helikopter Merah Putih yang Digunakan Presiden Jokowi

Impor CPO

Dalam kesempatan itu, menurut Wamenlu, Presiden Jokowi maupun Penasehat Presiden RRT Untuk Urusan Luar Negeri juga sepakat untuk terus mengupayakan berbagai macam kerja sama. Antara lain misalnya di bidang perdagangan, lanjut Wamenlu, upaya-upaya harus dilakukan, antara lain agar kondisi ekonomi dunia sekarang ini mestinya menjadi tantangan bersama sehingga harus dilakukan upaya-upaya bersama agar dampak negatifnya tidak berpengaruh bagi kedua negara.

Baca juga : Presiden Jokowi Yakin Indonesia Berpeluang Besar Lewati "Middle Income Trap"

Secara khusus di bidang perdagangan, lanjut Wamenlu,  misalnya Presiden berharap bahwa impor Tiongkok untuk CPO (crude palm oil) ditingkatkan, dan kemudian juga berbagai komoditi lain, seperti buah-buahan dan produk akuatik.

“Untuk investasi, Bapak Presiden secara khusus tadi menyampaikan harapan agar Tiongkok juga melihat peluang kerja sama melakukan produksi yang bisa berorientasi ekspor. Jadi secara bersama-sama kerja sama investasi dari Tiongkok di Indonesia itu adalah untuk orientasi ekspor, baik itu ke Afrika, mungkin ke Timur Tengah, dan lain-lain, bahkan ke Amerika,” sambung Wamenlu.

Khusus mengenai investasi yang sifatnya lebih infrastruktur, Wamenlu A.M. Fachir mengemukakan, Presiden juga berharap bahwa upaya-upaya yang sudah dilakukan bisa dilanjutkan kembali, termasuk sinergi antara BRI (Belt and Road Initiative) dengan Poros Maritim Indonesia.

“Secara khusus tadi Bapak Presiden berharap mudah-mudahan kerja sama di bidang perdagangan ini bisa mengurangi dampak dari defisit Indonesia dengan Tiongkok,” tegas Wamenlu.

Selain didampingi Wamenlu A.M. Fachir dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. (Very)

Artikel Terkait
Didampingi Menhan, Presiden Tinjau Food Estate Hingga Posko Penanganan Covid-19 di Kalteng
Ini Penampakan Helikopter Merah Putih yang Digunakan Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Yakin Indonesia Berpeluang Besar Lewati "Middle Income Trap"
Artikel Terkini
Mendagri Minta Daerah Akan Pilkada Segera Tuntaskan Pencairan Anggaran Pilkada
PC ISNU Indragiri Hilir Gelar Seminar Nasional Bertajuk Generasi Emas Tanpa Narkoba
Hindari Provokasi dan Adu Domba, Masyarakat Diharapkan Cerdas Memilah Informasi
Komjen Pol Ahwil Luthan: Hindari Narkoba, Ia Dapat Menghancurkan Sebuah Negara
Tambang di Tengah Geliat Pariwisata: Sebuah Ironi Kebijakan Gubernur Lasikodat
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf