INDONEWS.ID

  • Senin, 04/11/2019 10:20 WIB
  • Di Bangkok, Presiden Jokowi Bertukar Pikiran dengan Direktur Pelaksana IMF

  • Oleh :
    • very
Di Bangkok, Presiden Jokowi Bertukar Pikiran dengan Direktur Pelaksana IMF
Di sela rangkaian acara KTT ke-35 ASEAN, Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva. Pertemuan keduanya berlangsung di Impact Exhibition and Convention Center pada Minggu, 3 November 2019. (Foto: ist)

Bangkok, INDONEWS.ID - Di sela rangkaian acara KTT ke-35 ASEAN, Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva. Pertemuan keduanya berlangsung di Impact Exhibition and Convention Center pada Minggu, 3 November 2019.

Presiden Joko Widodo dalam pertemuan itu terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat atas peran baru Kristalina sebagai Direktur Pelaksana bagi IMF pada Oktober lalu. Kristalina merupakan Direktur Pelaksana IMF pertama yang berasal dari negara ekonomi yang sedang berkembang (Bulgaria).

Baca juga : Presiden Minta Relawan Projo Syukuri Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Cendrung Stabil

"Ini adalah merupakan Managing Director dari IMF pertama yang berasal dari emerging economy," ujar Menteri Luar Negeri dalam keterangannya di Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok, Minggu, 3 November 2019 seperti dikutip dari siaran pers Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Retno mengatakan, keduanya dalam pertemuan tersebut banyak bertukar pikiran mengenai situasi ekonomi dunia dan di kawasan. Kristalina menyampaikan bahwa saat ini perekonomian dunia sedang mengalami perlambatan, bahkan mengalami pertumbuhan terendah dalam satu dekade terakhir. Meski demikian, kondisi di negara-negara ASEAN termasuk Indonesia dinilainya jauh lebih baik.

Baca juga : Buka Kongres Projo, Jokowi Sampaikan Tetap Konsen Bangun Infrastruktur

"Beliau mengatakan bahwa ekonomi ASEAN masih berada di bright spot in the world economy. Bright spot-nya ada di ASEAN," tuturnya.

Lebih jauh, Kepala Negara juga menyampaikan informasi mengenai fokus pembangunan Indonesia selama lima tahun ke depan. Beberapa di antaranya yang disinggung oleh Presiden ialah pembangunan sumber daya manusia, keberlanjutan pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, dan reformasi kelembagaan.

Baca juga : Berhentikan Dirut Garuda, Presiden: Menteri BUMN Sudah Tegas Sekali

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral tersebut di antaranya Menko Polhukam Mahfud Md, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Very)

 

 

Artikel Terkait
Presiden Minta Relawan Projo Syukuri Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Cendrung Stabil
Buka Kongres Projo, Jokowi Sampaikan Tetap Konsen Bangun Infrastruktur
Berhentikan Dirut Garuda, Presiden: Menteri BUMN Sudah Tegas Sekali
Artikel Terkini
Wah, PT KCI Tambah Perjalanan KRL Lintas Bekasi
Bamsoet Minta Erick Thohir Pidanakan Mantan Dirut Garuda
Kemendagri Nilai PKPU Pencalonan Kepala Daerah Tidak Bertentangan dengan UU
Bangun Kemitraan dengan Media, Seameo Biotrop Gelar Promosi Exposure
Presiden Minta Relawan Projo Syukuri Pertumbuhan Ekonomi Indonesia yang Cendrung Stabil
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
eowyn