Nasional

Tekan Kasus Covid-19, Mendagri Ajak Insan Pers Gaungkan Penerapan Protokol Kesehatan

Oleh : Marsi Edon - Jum'at, 03/07/2020 20:30 WIB

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.(Foto: Puspen Kemendagri)

Jakarta, INDONEWS.ID - Perkembangan angka kasus positif Covid-19 hingga saat ini, masih sangat dinamis. Ada daerah dengan angka kasus tinggi, sementara, ada juga daerah dengan kasus rendah dan tidak melaporkan kasus baru.

Dalam rangka menurunkan angka kasus positif Covid-19, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengajak insan pers untuk mengkampanyekan secara masif pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat. Protokol kesehatan seperti pakai masker perlu ditingkatkan guna mencegah penularan corona.

"Mari teman-teman media besarkan untuk kampanye penggunaan masker, kemudian jaga jarak, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, upayakan itu hand sanitizer ini menjadi kelengkapan perorangan," kata Tito usai melakukan peninjauan dan memberikan pengarahan kepada Gugus Tugas Covid-19 Provinsi dan 10 Kab/Kota lainnya di Hotel Aston Medan, Sumatera Utara, Jumat (03/07/2020).

Untuk mencegah penularan virus corona, kata Tito, penting menerapkan kebiasaan baru saat keluar dari rumah. Jadikan hand sanitizer sebagai barang penting yang harus dibawa setipa saat.

"Hand sanitizer ini harus menjadi bagian (yang harus dibawa) seperti HP, selagi vaksinnya belum ada, kita tidak mungkin bawa westafel dan sabun kemana-mana," ungkapnya.

Lebih lanjut Tito menjelaskan, penanganan wabah corona, membutuhkan kerja serius dan keterlibatan semua pihak. Baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Tidak kalah penting, menurutnya Tito, peran media. Media menjadi garda terdepan memberikan edukasi kepada masyarakat melaksanakan protokol kesehatan.

"Bagi-bagilah masker, mau ditulis perusahan apa segala macam terserah, bagikan masker terutama bagi masyarakat yang tidak mampu agar mereka mengerti pentingnya memakai masker, tapi jangan membagikan masker surgical, N95 itu untuk tenaga medis, jadi masyarakat bisa menggunakan masker kain," tutupnya.*

 

Loading...

Artikel Terkait