Nasional

Kritik Survei LSI Denny JA Soal COVID-19, Rizal Ramli: Bohongi Rakyat dan Meninabobokan Pejabat

Oleh : very - Minggu, 20/09/2020 08:44 WIB

Tokoh Nasional, Rizal Ramli. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Tokoh senior, Rizal Ramli ikut bersuara terkait hasil survei dan riset yang dilakukan LSI Denny JA.

Seperti diketahui, LSI Denny JA beberapa waktu lalu melakukan riset dengan mengolah data dari berbagai sumber terkait tren kasus COVID-19 di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

LSI Denny JA memprediksi Indonesia akan mengalami kondisi normal pada Juni 2020, asalkan tetap mematuhi protokol pencegahan COVID-19.

Terhadap hasil riset itu, mantan Menko Perekonomian itu mengatakan bahwa hasil survei yang meleset tersebut membodohi rakyat.

“Prediksi yang melesetnya sangat akurat seperti survey2 yang kerap membohongi dan membodohi rakyat dan menina-bobokan pejabat. Wabah survey,, How low can you go?,” kata Rizal Ramli di akun Twitternya @RamliRizal, yang tayang beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, seperti dikutip fajar.co, Deklarator KAMI itu juga menyindir Manajemen ‘Dua Minggu’ ala Presiden Joko Widodo.

Dimana Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memberikan target baru kepada jajarannya untuk menurunkan pandemi Covid-19.

Dalam waktu dua minggu, kasus Covid-19 di sembilan provinsi episentrum harus turun. Sembilan provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalsel, Sulsel, Bali, Sumut, dan Papua.

Sembilan provinsi tersebut menyumbang 75 persen dari total kasus kumulatif nasional dan 68 persen dari total kasus aktif.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Presiden Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Ayo naon jeng ‘Manajemen 2 Minggu’ ? Kebanyakan meleset dan off-side, weak follow-up & poor management..,” tulis Rizal Ramli. (Very)

Loading...

Artikel Terkait