Oleh
JIMMMY H SIAHAAN
Jakarta, INDONEWS.ID - "Melihat ke masa lalu ~ selalu dapat melihat masalahnya dengan lebih jelas, namun kita tak dapat lagi mengubahnya.. hanya dapat belajar darinya."
Indonesia Inc sudah dikumandangkan awal tahun 1990an. Saat ini terdengar kembali. Langkah strategis.
Di lain pihak Jepang Inc sudah berjalan. Dan bahwa Jepang merupakan satu-satunya negara non-Barat yang telah menjadi negara demokrasi yang sepenuhnya terindustrialisasi dan termodernisasi.
Salah satunya adalah cara orang Jepang tetap hidup dan benar-benar menghembuskan semangat baru ke dalam budaya tradisional mereka, seni dan cara hidupnya.
Modernisasi ekonomi ini telah dicap oleh Barat sebagai "Jepang Unik" dengan jaringan hubungan finansial dan nonfinansial yang rumit antara perusahaan yang menghubungkan mereka dalam pola kewajiban formal dan informal dan menikmati bimbingan pemerintah dalam mengejar nasionalisasi. Indonesia dan Jepang berada di belahan bumi yang sama, yaitu Asia.
Sementara Indonesia juga merupakan negara maritim, masih menjaga budaya tradisional dan baru sejak tahun 1990-an mulai memasuki modernisasi ekonomi dalam kehidupan perkotaan dan pinggiran kota. Sebagian besar organisasi bisnis Indonesia tumbuh dari bisnis keluarga kecil dan tanpa struktur formal. Beberapa di antaranya menjadi perusahaan besar dan cukup banyak yang berkembang menjadi perusahaan menengah. Aliansi industri dengan keterkaitan ke belakang dan ke depan antara perusahaan besar dan perusahaan menengah hingga saat ini masih sangat kurang. Masyarakat bisnis Indonesia tidak memiliki jaringan hubungan finansial dan nonfinansial yang rumit dengan arahan pemerintah seperti yang disingkapkan oleh Jepang.
Selanjutnya Jepang mengumandangkan Revolusi Industri 5.0. Luarbiasa. Lahir katalisasi renaissance budaya baru sebagai sebuah peradaban baru.
Pada Revolusi Industri 4.0 berfokus pada sistem komputerisasi, sementara Revolusi Industri 5.0 fokus pada bagaimana mempercepat pekerjaan dengan bantuan mesin untuk keberlangsungan dan kesejahteraan manusia.
Revolusi ini memberikan inovasi yang besar pada bidang pendidikan seperti penyediaan akses pendidikan yang lebih mudah dan fleksibel. Contoh yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti kursus pembelajaran online, konten pendidikan di media sosial, dan platform pembelajaran.
Pemusatan pada manusia sebagai hal utama. Hingga jalan pikiran terfokus ( the mind), memiliki semangat yang kritis ( the heart), selanjutnya inspirasi cita2 penuh kepercayaan ( the soul) serta fisik yang sehat(the body).
Dengan demikian dunia Global menjadi lebih manusiawi, berkembang dan bekerja sama untuk menciptakan dunia yang majemuk dan bekerjasama (Multiteralism).
Apa yang menjadi wajah dunia digambarkan sebagai batu karang yang kurang manusiawi akibat persaingan, perang, adanya negara2 pusat dan pinggiran, yang terus bersaing dan berbenturan dalam budaya ( clash of civilizations).
Pada kenyataannya Indonesia Inc bisa belajar dari Jepang Inc, serta mendayung diantara "Dua Karang ( Amerika & Rusia) atau Tiga Karang" ( Amerika, Russia dan China).
Ahirnya kita kutip sebuah kalimat dari Lord Tennyson Alfred;
"Tidak ada batu karang yang begitu kerasnya, sebab gelombang kecilpun dapat mengalahkannya dengan ketekunan seribu tahun."