INDONEWS.ID

  • Jum'at, 02/02/2018 11:55 WIB
  • Politisi PPP Ingatkan Pemerintah Soal Tenaga Kerja Asing

  • Oleh :
    • hendro
Politisi PPP Ingatkan Pemerintah Soal Tenaga Kerja Asing
Ilustrasi pekerja asing (istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID - Sepertinya rencana pemerintah membuat aturan yang mempermudah masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia, membuat semua kalangan gundah. Tidak terkecuali Komisi IX DPR.

Anggota Komisi IX Okky Asokawati mengingatkan agar pemerintah untuk berhati-hati dan memperhatikan sensitivitas publik. "Rencana tersebut dipastikan akan menimbulkan polemik di tengah publik. Kegaduhan ini tentu tidak baik bagi pemerintahan Jokowi," kata Okky Asokawati kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Baca juga : Mendagri Tito Minta Pemda Fokus Pemulihan Ekonomi dalam RAPBD 2021

Okky menjelaskan, keluhan atas sulitnya masuk TKA ke Tanah Air itu tentu tidak beralasan. Sebab saat ini regulasi yang tersedia justru memberi ruang masuknya TKA ke Indoensia, seperti pasal 42 ayat 4 UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan serta pasal 36 ayat 1 Permenaker 16/2015 tentang Tata Cara Penggunaan TKA.

Karena itu, Okky menyarankan ketimbang membuat kebijakan tidak beralasan, pemerintah disarankan untuk lebih fokus memperbanyak lapangan kerja serta memperbanyak investasi ke dalam negeri dengan harapan bertambahnya lapangan kerja.(hdr)

Baca juga : Pakar: Pemerintahan Sementara Bentukan Wenda Tidak Ada Dasarnya
Artikel Terkait
Mendagri Tito Minta Pemda Fokus Pemulihan Ekonomi dalam RAPBD 2021
Pakar: Pemerintahan Sementara Bentukan Wenda Tidak Ada Dasarnya
Sah, Pemerintah Pangkas Libur Akhir Tahun
Artikel Terkini
Panglima TNI Tutup Pendidikan Reguler Sesko TNI Angkatan 47 Tahun 2020
Perkokoh Benteng Ideologi Bangsa Hadapi Terorisme dan Radikalisme
Mendagri Serahkan SK Plt. dan Plh., serta Lantik Pejabat Fungsional Analisis Kebijakan Ahli Utama di Lingkungan Kemendagri
Selamat! Jetti Rosila Hadi Raih Penghargaan Tokoh Penggiat Ekonomi Halal BI Award 2020
Luhut ke Luar Negeri, Mentan Syahrul Jadi Plt Menteri Kelautan dan Perikanan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir