INDONEWS.ID

  • Minggu, 11/02/2018 17:28 WIB
  • Wasekjen PPP: Dua Periode, Presiden Jokowi Harus Pilih Pendamping dari Kalangan Santri

  • Oleh :
    • hendro
Wasekjen PPP: Dua Periode, Presiden Jokowi Harus Pilih Pendamping dari Kalangan Santri
Wakil Sekjen PPP Achmad Baidowi (istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID – Wakil Sekjen DPP PPP Achmad Baidowi menilai, Presiden Joko Widodo apabila ingin meraih periode kedua kalinya, perlu mempertimbangkan pendampingnya dari kalangan santri.

"Tetapi bukan sembarang santri, harus berwawasan luas dan berintegritas," kata Baidowi dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Baca juga : Ini Sikap Istana Soal Penangkapan Menteri KKP oleh KPK

Menurut Baidowi, wacana dan peluang pembentukan koalisi tokoh nasionalis bersama santri dalam Pilpres 2019 bukanlah hal yang baru.

"Peluang koalisi nasionalis-santri ini hanya pengulangan saja dan biasa terjadi, kecuali pada 2009 di mana ada kekuatan SBY dan Demokrat," ujarnya.

Baca juga : DPD dan Kementerian PPPA Sepakati Lima Point Upaya Perlindungan Anak

Seperti diketahui, meski belum secara resmi beberapa tokoh partai politik telah mendorong calon terbaiknya menjadi pendampinng Presiden Jokowi dalam Pilpres 2019. Diantara tokoh tersebut seperti Muhaimain Iskandar. Sedangkan tokoh lainnya seperti, Rizal Ramli. (hdr)

 

Baca juga : Penetapan Calon Kapolri Baru, IPW : Semua Tergantung Presiden Jokowi

 

Artikel Terkait
Ini Sikap Istana Soal Penangkapan Menteri KKP oleh KPK
DPD dan Kementerian PPPA Sepakati Lima Point Upaya Perlindungan Anak
Penetapan Calon Kapolri Baru, IPW : Semua Tergantung Presiden Jokowi
Artikel Terkini
Selamat! Bos Indofarma Raih The Best CEO BUMN 2020, Ini Profil Arief Pramuhanto
Danpasmar 1 Ikuti Rakor Renaki II TNI AL Tahun 2020 Secara Virtual
Kasus Covid-19 Meningkat, Wiku Adisasmito Minta Semua Pihak Berbenah Diri
Pakar: Pemerintahan Sementara Bentukan Wenda Tidak Ada Dasarnya
Analisis Kemenangan Pasangan Pantas-Rizki dalam Pilkada di Mabar
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir