INDONEWS.ID

  • Minggu, 13/05/2018 16:07 WIB
  • Partai Gerindra Mengutuk Keras Aksi Teroris di Surabaya

  • Oleh :
    • hendro
Partai Gerindra Mengutuk Keras Aksi Teroris di Surabaya
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra FX Arief P

Jakarta, INDONEWS.ID -  Partai Gerindra mengutuk keras atas teror yang terjadi di Surabaya yang menelan korban jiwa. Demikian dikatakan wakil ketua Umum Partai Gerindra FX Arief Poyuono.

Menurut Arief, teror bom  di Gereja dan kerusuhan Di Mako Brimob sebagai bukti lemahnya sistim keamanan di Indonesia.

Baca juga : Civil Society Diharapkan Turut Berkontribusi Membantu Penyintas Korban Terorisme

"Sebuah tragedi kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa ditolerir , kami mengutuk keras akan kejadian ini . Dan masyarakat Kristiani  jangan terprovokasi dan jangan takut dengan adanya kejadian ledakan BOM oleh teroris," kata Arief dalam pesan singkatnya kepada INDONEWS, Minggu (13/5/2018).

Menurut Arief, Pemerintah harus bertanggung jawab karena gagal memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadahnya 

Baca juga : Tito Karnavian: Koordinasi Antar Wilayah Kunci Sukses Penanggulangan Covid-19

"Belum saja habis tangis dari keluarga anggota Brimob yang  menjadi korban kerusuhan di penjara mako Brimob ,sekarang minggu kelabu bagi umat Kristiani yang jadi korban bom teroris,"ujarnya.

Arief menegaskan, Presiden Joko Widodo harus meminta pertanggung jawaban Kepala BIN , Kapolri yang gagal memberikan rasa aman bagi masyarakat dengan  terkait terjadinya peledakan bom di Gereja.

Baca juga : Kunjungan Kerja ke Surabaya, Mendagri Tinjau Langsung Penanganan Covid-19

"Kepada keluarga korban kami turut berduka cita sedalam dalam ,Hari ini Juga para korban sudah disurga bersama Tuhan Yesus Dan yang terluka semoga cepat sembuh," tutupnya.(hdr)

Artikel Terkait
Civil Society Diharapkan Turut Berkontribusi Membantu Penyintas Korban Terorisme
Tito Karnavian: Koordinasi Antar Wilayah Kunci Sukses Penanggulangan Covid-19
Kunjungan Kerja ke Surabaya, Mendagri Tinjau Langsung Penanganan Covid-19
Artikel Terkini
Demam Berdarah Menjadi Ancaman di Tengah Covid-19, Masyarakat Diminta Waspada
Jokowi Rencana Reshuffle Kabinet, Usulan Ekonom Faisal Basri Mengejutkan
RI Naik Peringkat, Rizal Ramli: Ini Jebakan Bank Dunia
Tekan Kasus Covid-19, Mendagri Ajak Insan Pers Gaungkan Penerapan Protokol Kesehatan
Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Fakfak, Petuanan Fatagar Lakukan Pemetaan Wilayah Adat
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gimli