INDONEWS.ID

  • Senin, 24/09/2018 13:30 WIB
  • Soal Aksi Walk Out SBY, TKN:Teriakan itu Sama Sekali Tidak Menyangkut Pribadi

  • Oleh :
    • hendro
Soal Aksi Walk Out SBY, TKN:Teriakan itu Sama Sekali Tidak Menyangkut Pribadi
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding

Jakarta, INDONEWS.ID - Aksi  walkout yang dilakukan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menghadiri pawai deklarasi damai di Silang Monas Minggu (23/8/2018) kemarin dinilai Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf sebagai tindakan yang tidak bijak.

Menurut Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding,   tidak ada upayaMenurut Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir provokasi atau menyudutkan SBY oleh relawan Pro Jokowi (Jokowi) dalam pawai deklarasi damai pada Minggu (23/9/2018) lalu.

Karding yang mengaku juga berada dalam rangkaian pawai mengatakan relawan hanya meneriakkan yel-yel ‘Jokowi Lagi’ saat SBY beserta rombongan melintas.


“Teriakan itu Sama sekali tidak menyangkut pribadi atau kelemahan kelemahan dari Pak SBY. Itu yang saya pahami. Sehingga menurut saya tidak ada masalah. Saya ikuti sampai selesai kita sepanjang jalan yel yel bergembira bersukacita dan masyarakat begutu senangnya menurut saya fun-fun saja kemarin. Saya justru sangat menikmati acara kemarin itu,” kata Karding di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Selain itu, Karding juga menilai, jumlah massa relawan yang ikut berkampanye tidak menyalahi aturan. Menurutnya, KPU mengatur relawan beserta atribut berada di luar panggung deklarasi di Monas.(hdr)

Artikel Terkait
Artikel Terkini
Yenny Wahid: Kebijakan Afirmasi Berlaku Semua Sektor, Indonesia Timur Harus Menjadi Prioritas
Bantu Perluas Jaringan Nasabah, PNM Gelar Pelatihan Online di Tengah Pandemi
Dukung Pemerintah Lawan COVID-19, Bank BJB Serahkan Bantuan Melalui Gugus Tugas Nasional
Adaptasi Kebiasaan Baru, Dokter Reisa: Perhatikan Sirkulasi Udara Ruang Kerja
Pasien Sembuh COVID-19 Naik Jadi 37.636, Kasus Positif Jadi 78.572
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas