Financial Technology Masuk Kampus
Industry 4.0 sudah berjalan, tidak satupun negara yang bisa menghindarinya, data yang dihimpun Google dan Temasek 2018 menunjukkan bahwa bisnis online ekuivalen 27 dollar Amerika naik 49 persen dari tahun 2015.
Reporter: hendro
Redaktur: very
Solo, INDONEWS.ID - Heboh peserta seminar tentang "Fintech Goes To Campus" yang diselenggarakan oleh Fakultas EKonomi UNS Solo pada hari Sabtu, 9 Maret 2019 lalu di Auditorium UNS dihadiri hampir 3000 peserta milenial ternyata antusias mengikuti mulai jam 8.30 hingga menuju senja.
Menurut Ketua panitia Agung Probohudono ,SE.,M.Si.,Ph.D.,Ak.,CA. CFrA. Kaprodi Akuntansi FEB UNS, kegiatan yang diseponsori Bank Mandiri Tbk. bertujuan untuk memberikan edukasi kepada stakeholder, civitas akademika dan masyarakat umum mengenai financial technology biasa disebut fintech, digital business dan arah kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan target sosialisasi untuk Pemda, pejabat, dosen, mahasiswa,new startup business, pelaku bisnis lainnya dan masyarakat umum.
Menurut Rektor UNS Ravik Karsidi, dalam sambutannya bahwa Industry 4.0 sudah berjalan, tidak satupun negara yang bisa menghindarinya, data yang dihimpun Google dan Temasek 2018 menunjukkan bahwa bisnis online ekuivalen 27 dollar Amerika naik 49 persen dari tahun 2015.
Oleh sebab itu acara akbar ini digelar interaktif dalam rangka memperingati Dies Natalis UNS ke 43. Dilanjutkan acara penandatangan nota kesepahaman (MoU) oleh Rektor UNS dan Ketua Dekom. OJK serta penandatanganan MoU Rektor UNS dan Ketua AFPI (Asosiasi Fitech Pendanaan Indonesia)
Seminar yang mengangkat tema Fintech goes to Campus merupakan Kolaborasi Millenial Dan Fintech menyongsong Revolusi Industri 4.0 tak tanggung tanggung menghadirkan keynote speaker orang no 1 di OJK yaitu Wimboh Santoso (Alumni FEB UNS) selaku Ketua Dewan Komisioner OJK dan Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika RI. Baik OJK maupun Kominfo menekankan bahwa Fintech sudah tidak bisa dirtawar-tawar lagi namun dalam pekaksanaan harus penuh kehati-hatian. Bahkan Pemerintah telah mendukung dan memberikan kemudahan bagi siapapun yang ingin berbisnis online, yang penting memenuhi ketentuan yang berlaku.
Menurut Almuni UNS Francisca Sestri dan Sinar Shinta yang dihubungi disela-sela acara oleh Indonews dari Jakarta, mengatakan acara ini benar- benar penting, maka panitia menunjuk salah satu narasumber yang kompeten dibidangnya yaitu, M.Ihsanuddin yang kebetulan Alumni FEB UNS juga, selaku Deputy Komisioner Pengawas IKN OJK, ia menjelaskan secara detail fungsi utama OJK yaitu 3 M: Mengatur, Mengawasi,Melindungi untuk masyarakat industri keuangan yang sehat, dan khususnya berkait dengan UU yang mengatur fintech tersebut sehingga masyarakat paham dan dapat memanfaatkan secara aman.
Sementara itu, Pembicara lain yang hadir terdiri dari,
Adrian Gunadi, Ketua Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, Rico Usthavia Frans, Direktur Teknologi Informasi & Operasi Bank Mandiri
Chris Antonius, Co-Founder PT. Toko Modal Mitra Usaha, Irwan Trinugroho, Wakil FEB UNS Moderator Lukman Hakim, Wakil Dekan III FEB UNS melengkapi acara secara holistik.