INDONEWS.ID

  • Sabtu, 20/07/2019 20:15 WIB
  • Menteri Muda Kabinet Jokowi Diharapkan Seorang Pejuang Kehidupan

  • Oleh :
    • very
Menteri Muda Kabinet Jokowi Diharapkan Seorang Pejuang Kehidupan
Diskusi Publik DPP KNPI dengan tema "Peranan Milenial Dalam Visi Indonesia Maju" yang diadakan di Media Center KNPI, Jakarta pada hari Kamis (18/7). (Foto: ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Dalam visi Indonesia yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, generasi milenial memiliki peranan yang penting khususnya dengan adanya pengembangan sumber daya manusia di dalam visi tersebut.

"Pak Jokowi menginginkan menteri muda saya rasa bukan sekadar basa basi, tetapi sesuatu yang sungguh-sungguh akan beliau lakukan," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, dalam Diskusi Publik DPP KNPI dengan tema "Peranan Milenial Dalam Visi Indonesia Maju" yang diadakan di Media Center KNPI, Jakarta pada hari Kamis (18/7).

Baca juga : JK Negarawan Luwes dan Selalu Menjaga Tali Silaturahim

Menurutnya, menteri milenial dibutuhkan karena Presiden Jokowi menginginkan menteri yang berani, inovatif, dan meninggalkan pola-pola lama.

"Kita tentu berharap anak muda yang terpilih menjadi menteri milenial adalah sosok pemuda yang betul-betul telah melalui proses panjang, yang muncul karena mobilitas kepemimpinan dan kemampuan manajerialnya, kecerdasan serta kontribusinya. Dia sudah pernah menjadi aktivis, pejuang kehidupan, memulai dari nol hingga mencapai dirinya yang sekarang. From nothing to something, from zero to hero," jelasnya.

Baca juga : Kartelisasi Politik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Qodari kemudian menyebutkan beberapa nama yang memiliki potensi menjadi menteri milenial.

"Contoh anak muda, aktivis, pejuang kehidupan yang kita tahu bersama adalah Bahlil Lahadalia Ketum HIPMI. Kemudian dari KNPI ada Ketum KNPI Noer Fajriansyah, dan banyak lagi anak muda, aktivis, dari berbagai organisasi kepemudaan yang berpotensi membantu Presiden di dalam kabinetnya," ujarnya.

Baca juga : Jubir Presiden Pastikan Jokowi Hadiri Penutupan Kongres Partai Nasdem

Beberapa aktivis muda nasional yang dimaksud oleh Qodari antara lain Twedy N. Ginting, Bendahara Umum DPP KNPI dan alumni Lemhanas. Kemudian Aminuddin Ma`ruf mantan Ketum PB PMII, yang juga Sekjen Relawan Samawi. Selain itu Mamberob Rumakiek, peraih suara terbanyak DPD RI dari Papua Barat, mantan Ketum PP GMKI. Kemudian ada Arief Rosyid, mantan Ketum PB HMI dan Plt. Sekjend DMI, serta Angelo Wake Kako, anggota DPD terpilih dari dapil NTT yang juga mantan Ketum PMKRI.

"Siapa yang akan melaksanakan dan mengimplementasikan, nomor satu adalah kabinet. Sehingga Jokowi membutuhkan menteri yang sesuai dengan kriterianya, berani, punya kemampuan manajerial, eksekutor program, yaitu dari milenial. Kenapa penting menteri milenial dari kelompok aktivis? Karena mereka yang sudah berpengalaman dan dapat menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia," ujarnya.

Roy Abimanyu, Tenaga Ahli Madya Kedeputian IV Kantor Staf Presiden menyampaikan bahwa harapan terbesar dari pidato Visi Indonesia Maju yang disampaikan Presiden Terpilih Joko Widodo adalah bagaimana Negara berperan mempersiapkan generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman.

"Generasi muda, di mana KNPI adalah bagian di dalamnya, perlu menyambut harapan tersebut dengan membangun gerakan kebangkitan keunggulan sosial, ekonomi, dan budaya Indonesia di antara taman bangsa-bangsa. Pemuda harus dapat berperan di banyak bidang, tidak hanya politik, melainkan juga industri kreatif, seni budaya, dan lainnya," katanya.

Menyikapi hasil riset yang menyatakan ada ribuan pekerjaan yang hilang karena perkembangan teknologi informasi, Roy mengatakan bahwa manusia akan adaptif dengan perkembangan kebudayaan.

"Kita dapat belajar dari sejarah. Sewaktu revolusi industri pertama, ada pekerjaan yang hilang, namun kemudian lahir pekerjaan-pekerjaan yang baru sesuai dengan perkembangan tersebut. Kebudayaan lama bisa berganti dengan kebudayaan baru, namun manusia memiliki kemampuan kreasi dan inovasi untuk melahirkan ribuan pekerjaan baru. Inovasi itu yang menjadi tugas generasi milenial, khususnya KNPI," pungkasnya. (Very)

 

Artikel Terkait
JK Negarawan Luwes dan Selalu Menjaga Tali Silaturahim
Kartelisasi Politik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Jubir Presiden Pastikan Jokowi Hadiri Penutupan Kongres Partai Nasdem
Artikel Terkini
Menhub Klaim Belum Ada Kasus Penularan Covid-19 di Pesawat
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Jaksa : Uang Dari Djoko Tjandra Untuk Kepentingan Pribadi Terdakwa
Tekan Impor Industri Farmasi, Balai Kemenperin Fokus Riset Bahan Baku Lokal
Kasus Djoko Tjandra, Kejagung Periksa Dua Saksi Dari Ditjen Imigrasi
KPU Sahkan Idris-Imam, Ketua Timses Ajak Warga Pilih Calon yang Mengerti Pembangunan Kota Depok
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir