INDONEWS.ID

  • Rabu, 14/08/2019 23:30 WIB
  • Jokowi: Kabinet Sudah Rampung, Akan Diumumkan Secepatnya

  • Oleh :
    • very
Jokowi: Kabinet Sudah Rampung, Akan Diumumkan Secepatnya
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keinginannya untuk bertemu Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Jakarta, INDONEWS.ID -- Presiden Joko Widodo mulai sedikit membocorkan susunan menteri kabinet pada periode kedua pemerintahannya. Dia menyebutkan bahwa kabinet baru akan diisi oleh 55 persen profesional dan 45 persen kader partai politik.

"Iya 55 persen profesional, 45 persen dari partai politik," kata Jokowi usai menghadiri HUT Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu (14/8/2019).

Baca juga : JK Negarawan Luwes dan Selalu Menjaga Tali Silaturahim

Jokowi pun menegaskan semua pihak harus menerima komposisi tersebut, termasuk para ketua umum partai dan elit partai. Meski mendapat jatah yang lebih sedikit dibanding kalangan profesional, namun mereka diminta agar tidak boleh menolak. Pasalnya, penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

"Kamu tahu tidak kabinet itu apa? Kabinet itu hak prerogatif presiden. Menteri itu adalah hak prerogatif presiden," kata Presiden Jokowi.

Baca juga : Kartelisasi Politik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Terkait pengumuman nama-nama yang akan mengisi kabinet barunya, Jokowi mengaku akan melihat momentum yang tepat. "Kita melihat momentumnya. Mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu. Kita lihat lah.  Tapi kalau kita lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti. Sehingga sebetulnya semakin cepat diumumkan semakin baik. Tapi ini masih tetap kita hitung," kata dia.

Sebelumnya, saat berdiskusi dengan para pemimpin media nasional di Istana, Presiden Jokowi mengatakan bahwa kabinet Pemerintahan Jokowi-Maruf 2019-2024 sudah rampung, dan akan diumumkan secepatnya. Dia mengatakan, kabinetnya akan terdiri dari 34 kementerian.

Baca juga : Jubir Presiden Pastikan Jokowi Hadiri Penutupan Kongres Partai Nasdem

"Akan kita umumkan secepatnya karena sudah ditunggu pasar dan masyarakat," kata Presiden.

Joko Widodo mengakui tidak mudah menyusun komposisi kabinet karena mesti mengakomodir berbagai macam aspek. Aspek-aspek itu yakni keterwakilan kawasan, gender, agama, ormas, profesional dan partai politik.

 

Menteri Usia 25-30 Tahun

Menjawab pertanyaan media terkait apakah ada menteri berusia di bawah 30 tahun seperti yang disampaikan Jokowi pada beberapa kesempatan, Jokowi mengatakan ada seorang menteri berusia di bawah 30 tahun, satunya lagi berusia 30-40 tahun. Menteri berusia muda ini bukan berasal dari kalangan partai politik, tetapi profesional.

“Dia bukan dari partai politik, tapi profesional. Dia punya kemampuan manajerial yang bagus,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan ada beberapa menteri yang dinilai bagus meskipun  kurang disukai publik. Karena itu, dia akan mempertahankan menteri tersebut.

Ditambahkannya, walaupun jumlah kementerian tetap, namun ada 2 kementerian dengan nama baru. Yaitu kementerian investasi. Ini diperlukan guna lebih fokus menarik investasi asing. Satu lagi, kementerian perindustrian dan perdagangan internasional. (Very)

 

Artikel Terkait
JK Negarawan Luwes dan Selalu Menjaga Tali Silaturahim
Kartelisasi Politik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia
Jubir Presiden Pastikan Jokowi Hadiri Penutupan Kongres Partai Nasdem
Artikel Terkini
Atasi Risiko Bencana, BNPB Minta Daerah Manfaatkan Potensi yang Ada
Pakar Bagikan Solusi Menjaga Netralitas ASN dalam Pilkada 2020
Ganja Ditolak untuk Kepentingan Kesehatan, Koalisi Masyarakat Sipil Ajukan Sengketa Informasi Publik
Mendagri Instruksikan Penjabat Sementara Jaga Netralitas di Pilkada 2020
Kepala BNN RI Lantik dan Lepas Pejabat di Lingkungan BNN RI
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir