INDONEWS.ID

  • Sabtu, 26/10/2019 22:30 WIB
  • Sulitnya Susun Kabinet, Presiden Jokowi Mengaku Terima 300 Nama

  • Oleh :
    • very
Sulitnya Susun Kabinet, Presiden Jokowi Mengaku Terima 300 Nama
Presiden Jokowi pada peresmian Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila di Lagoon Garden, Hotel Sultan, Jakarta, pada Sabtu, 26 Oktober 2019. (Foto:Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Kabinet Indonesia Maju telah resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu, 23 Oktober 2019 lalu. Saat membuka Musyawarah Besar X Pemuda Pancasila, Presiden Jokowi bercerita mengenai proses pembentukan kabinet tersebut.

"Dalam seminggu ini, saya dan Pak Wakil Presiden sibuk membentuk kabinet, mengangkat menteri dan wakil menteri. Ini pekerjaan yang sangat berat," kata Presiden Jokowi di Lagoon Garden, Hotel Sultan, Jakarta, pada Sabtu, 26 Oktober 2019.

Baca juga : Jokowi Tegaskan Kesehatan Menjadi Prioritas Utama Dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Menurut Kepala Negara, ia setidaknya menerima 300 usulan nama untuk mengisi posisi menteri di kabinetnya, padahal jumlah menteri hanya 34 orang. Ia pun harus mempertimbangkan berbagai latar belakang.

"Tidak mudah menyusun kabinet yang harus beragam karena memang Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika," imbuhnya seperti dikutip dari siaran pers Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Baca juga : Untuk Perlindungan Sosial, Jokowi Kucurkan Anggaran Sebesar Rp203,9 Triliun

Dari perbandingan antara nama yang diusulkan dengan nama yang diangkat jadi menteri, Presiden Jokowi menyadari bahwa akan lebih banyak pihak yang kecewa karena tidak terakomodir dalam kabinet dibandingkan dengan yang gembira.

"Mungkin juga sebagian di antara yang hadir juga ada yang kecewa. Jadi saya mohon maaf tidak bisa mengakomodir semuanya karena sekali lagi, ruangnya hanya 34 (menteri)," tuturnya.

Baca juga : Presiden Saksikan Pengucapan Sumpah Anggota Dewan Komisioner LPS

"Tapi saya yakin Indonesia memiliki budaya yang luhur. Indonesia memiliki Pancasila yang mempersatukan kita. Perbedaan pendapat itu wajar, perbedaan pilihan itu juga wajar. Tetapi persatuan, kebersamaan, adalah segala-galanya buat kita," tandasnya.

Turut hadir dalam acara pembukaan Mubes X Pemuda Pancasila, antara lain Ketua Umum Majelis Permusyawaratan Nasional Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo selaku Ketua Panitia Mubes, Ketua DPD RI La Nyalla Mataliti, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Selain itu tampak hadir juga sejumlah tokoh masyarakat dan ketua umum partai politik serta organisasi kemasyarakatan. (Very)

Artikel Terkait
Jokowi Tegaskan Kesehatan Menjadi Prioritas Utama Dalam Penanganan Pandemi Covid-19
Untuk Perlindungan Sosial, Jokowi Kucurkan Anggaran Sebesar Rp203,9 Triliun
Presiden Saksikan Pengucapan Sumpah Anggota Dewan Komisioner LPS
Artikel Terkini
Sastrawan Apresisasi Corpus Puisi Pandemi Karya Akademisi dari Berbagai Perguruan Tinggi
Bertemu Moeldoko, Rizal Ramli: Sudah Lama Ndak Nikmati Cigar Berdua
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Dibuka 21 September Hingga 3 Oktober 2020
Mendagri Tito Ingatkan Pilkada Momentum Lawan Total Pandemi Covid-19
Ibu Rumah Tangga Memiliki Peran Penting Tekan Penularan Covid-19 Kluster Keluarga
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir