INDONEWS.ID

  • Senin, 18/11/2019 22:01 WIB
  • BNN RI Kunjungi Markas Besar Interpol di Lyon Perancis

  • Oleh :
    • luska
BNN RI Kunjungi Markas Besar Interpol di Lyon Perancis
BNN RI Kunjungi Markas Besar Interpol di Lyon Perancis. (Humas BNN)

Jakarta, INDONEWS.ID - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) belakangan ini aktif melakukan kegiatan peningkatan kerjasama dalam rangka mengatasi permasalahan terkait narkotika dengan berbagai pihak baik di dalam dan luar negeri. Salah satu agenda kerjasama kali ini adalah menjalin kerjasama sama dalam hal pengungkapan kasus kejahatan narkotika antar negara dengan melakukan kunjungan ke Markas Besar Interpol (The Internasional Criminal Police Organization), dimana Interpol merupakan organisasi antar pemerintah yang memfasilitasi kerjasama polisi internasional yang bermarkas di kota Lyon Perancis.

Kunjungan delegasi BNN RI ke Perancis kali ini dipimpin langsung Kepala BNN RI Heru Winarko, dengan didampingi beberapa pejabat utama BNN RI antara lain Deputi Hukum dan Kerjasama Drs. Puji Sarwono serta para Direktur di lingkungan BNN RI.

Baca juga : KPK Periksa Mantan Sekretaris Kemensetneg Sebagai Saksi Kasus Korupsi PT DI

Setiba di Kantor pusat Interpol, Direktur bidang Transnational Crime Interpol Mr. Paul Stanfield dan Wakilnya Jose De Gracia didampingi para pejabat Interpol antara lain Mr. Jan Drapal (Criminal Intelligence Officer), Sello Moerane (Coordinator Drugs Unit) dan Madame Amanda (Criminal Drugs Unit Officer) menerima secara resmi dan menyambut hangat kunjungan Delegasi BNN RI ke markas besarnya di kota Lyon Perancis dan sesudahnya dilanjutkan dengan pertemuan bilateral membahas kerjasama antara kedua belah pihak

Pada pertemuan yang dilakukan di ruang rapat Interpol tersebut dibahas tentang kemungkinan kerjasama antara BNN RI dan Interpol dalam hal penerbitan “Red Notice” yang diperlukan dalam pengungkapan kasus-kasus narkotika antar negara (Transnational Crime).

Baca juga : Pemerintah Daerah Diminta Evaluasi Program Pengendalian Penyebaran Covid-19

Dengan adanya pertemuan tersebut, pihak Interpol menyambut baik kemungkinan kerjasama dan akan membantu memberikan akses bukan hanya penerbitan “Red Notice” juga Capacity Building dan penggunaan “Purple Notice” dalam hal sharing informasi tentang modus operandi pelaku kejahatan narkotika antar negara serta Interpol akan mengundang ahli-ahli BNN RI di bidang laboratorium forensik untuk hadir pada Pelatihan Internasional yang diselenggarakan Interpol pada bulan Januari tahun 2020 yang akan datang.

Direktur Interpol menjanjikan akan mengundang empat orang perwakilan dari BNN RI untuk mengikuti pelatihan internasional tersebut.

Baca juga : Dukcapil Kemendagri Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir Kalimantan Selatan

Atas sambutannya yang bersahabat dan komitmen untuk melakukan kerjasama dari Direktur Interpol tersebut, Kepala BNN RI mengucapkan terima kasih dan berharap kerjasama ini dapat bermanfaat dan terus berlanjut di masa yang akan datang.(Lka)

Artikel Terkait
KPK Periksa Mantan Sekretaris Kemensetneg Sebagai Saksi Kasus Korupsi PT DI
Pemerintah Daerah Diminta Evaluasi Program Pengendalian Penyebaran Covid-19
Dukcapil Kemendagri Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir Kalimantan Selatan
Artikel Terkini
Jaga Imunitas Tubuh di Masa Pandemi, Perwira Pasmar 1 Gelar Olahraga Rutin
KPK Periksa Mantan Sekretaris Kemensetneg Sebagai Saksi Kasus Korupsi PT DI
Pemerintah Daerah Diminta Evaluasi Program Pengendalian Penyebaran Covid-19
Diperpanjang! Daftar Pembatasan Kegiatan Masyarakat Pemkot Bogor
Dukcapil Kemendagri Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir Kalimantan Selatan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir