INDONEWS.ID

  • Kamis, 12/12/2019 17:46 WIB
  • Presiden Jokowi Hari ini Dijadwalkan Resmikan Tol Layang Japek

  • Oleh :
    • very
Presiden Jokowi Hari ini Dijadwalkan Resmikan Tol Layang Japek
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan Tol Layang Jakarta-Cikampek pada hari ini, Kamis (12/12/2019). (Foto: ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan Tol Layang Jakarta-Cikampek pada hari ini, Kamis (12/12/2019). Dengan diresmikannya tol sepanjang 36,4 kilometer (km) itu diaharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas saat libur Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pengerjaan konstruksi tol layang tersebut sudah selesai dan dinyatakan aman untuk dilalui kendaraan setelah melalui serangkaian uji beban serta pengujian langsung dengan melintasi jalan tol tersebut.

Baca juga : Presiden Jokowi Ingin Seluruh Desa Dapat Segera Nikmati Listrik

"Untuk konstruksi dipastikan aman karena sudah dilakukan uji beban. Tinggal menghaluskan bagian sambungan jembatan (expansion joint) untuk menambah kenyamanan. Tadi kita sudah coba 80 km per jam masih cukup nyaman, itu kecepatan maksimum di jalan tol ini," ujar Basuki di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Usai peresmian, Basuki mengatakan bahwa tol tersebut rencananya baru akan dibuka untuk umum sekitar dua sampai tiga hari kemudian. Hal itu untuk dilakukan pembersihan dan memastikan kelengkapan rambu jalan.

Baca juga : Presiden: Kita Bekerja Berdasarkan Amanat Konstitusi

"Diusahakan lebih cepat lebih baik, tapi sebelum tanggal 20 Desember 2019 dipastikan sudah bisa dipakai untuk umum tanpa tarif hingga masa Libur Natal dan Tahun Baru 2020," kata dia.

Meski dari aspek struktur jalan tol layang Jakarta-Cikampek mampu menahan kendaraan bertonase besar, namun nantinya akan dilakukan pembatasan kendaraan dimana yang boleh melintas hanya kendaraan bertonase ringan Golongan I dan II. Hal ini terkait manajemen lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan akibat perlambatan kendaraan bertonase besar saat menanjak masuk jalan tol layang.

Baca juga : Jokowi Sebut Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk Antisipasi Wabah Covid-19

"Untuk itu akan dipasang portal batas ketinggian sehingga kendaraan bertonase besar tidak bisa masuk, dan akan dilengkapi 113 kamera CCTV yang dipasang oleh PT Jasa Marga untuk keamanan," ucap Basuki.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga Jalan Layang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono berharap, dengan dibukanya jalan tol layang tersebut akan mengurangi kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga sekitar 30 persen.

"Kendaraan golongan I pribadi diharapkan dapat beralih ke atas sehingga mengurangi kepadatan di jalan bawah," ujar Djoko.

Djoko mengatakan, jalan tol ini dilengkapi dengan 8 akses jalur darat yang terhubung dengan setiap simpang susun (intercharge) di jalur eksisting.

"Tujuannya agar ketika ada kondisi darurat bisa segera ada akses evakuasi lewat intercharge yang dilengkapi tangga ke bawah. Delapan titik tersebut ada di KM 13, 17, 21, 24, 28, 31, 36, 38," bebernya. (rnl)

 

Artikel Terkait
Presiden Jokowi Ingin Seluruh Desa Dapat Segera Nikmati Listrik
Presiden: Kita Bekerja Berdasarkan Amanat Konstitusi
Jokowi Sebut Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk Antisipasi Wabah Covid-19
Artikel Terkini
Jubir: Pemerintah Periksa 14.354 Spesimen Terkait COVID-19
Sebanyak 204 Orang Sembuh dan 2.738 Positif COVID-19 di Indonesia
Rizal Ramli Bilang yang Serang Dirinya Jangan Pengecut, Ini Cuitan Denny Siregar
Covid-19, Puskesmas Ikut Menyediakan Layanan Pemeriksaan
Argumentasi Kemanusiaan Bukan "Senjata Sapu Jagad" untuk Bebaskan Para Pelaku Korupsi
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf