INDONEWS.ID

  • Jum'at, 13/12/2019 12:51 WIB
  • Optimistis Rampung 2012, Jokowi Ingin LRT Jakarta-Bandung Terintegrasi dengan Transjakarta

  • Oleh :
    • Ronald Tanoso
Optimistis Rampung 2012, Jokowi Ingin LRT Jakarta-Bandung Terintegrasi dengan Transjakarta
Kereta api cepat jurusan Jakarta-Bandung. (Foto: Antara)

Jakarta, INDONEWS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimis pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dan Lintas Rel Terpadu atau Light Rail Transit (LRT) akan selesai akhir 2021 mendatang.

Setelah pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated rampung, menurut Presiden, kereta cepat Jakarta-Bandung yang membutuhkan dana investasi sebesar US$6 miliar akan selesai nanti di akhir 2021. Sementara LRT dengan investasi Rp29 triliun juga akan selesai pada akhir 2021.

Baca juga : Presiden Jokowi Ikuti KTT LB G20 dari Istana Bogor

“Semuanya akan selesai, nanti akan terintegrasi, tadi diperlihatkan misalnya kereta cepat stasiun di Halim, didekatnya juga LRT di Halim, sehingga terkoneksi semuanya,” kata Presiden Jokowi mengutip pernyataan resminya, Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Nantinya, lanjut Presiden, dirinya akan meminta kepada Gubernur DKI Jakarta agar jalur tersebut dihubungkan dengan TransJakarta, sehingga semua moda transportasi jadi terintegrasi.

Baca juga : Tangani Covid-19, Presiden Instruksikan Langkah Padu Pusat dan Daerah

Presiden Jokowi juga memastikan semua proyek tersebut tidak terhambat oleh kesediaan lahan karena masalah ini 99,9 persen sudah selesai.

 “Sudah enggak ada masalah. Ini tinggal kerja lapangannya karena kita tahu ruwetnya seperti ini,” tegas Presiden.

Baca juga : FIX! Pemerintah Putuskan Tidak Terapkan Lockdown di Indonesia, Ini Alasannya

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyanggupi permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar TransJakarta terintegrasi dengan Stasiun LRT dan kereta cepat di Halim, Jakarta Timur. Dishub menyebut integrasi antar-moda transportasi merupakan salah satu fokus kebijakan di Jakarta.

"Bisa kami siapkan Pak. Integrasi menjadi salah satu program penataan transportasi Jakarta," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dihubungi, Rabu (12/12/2019). (rnl)

Artikel Terkait
Presiden Jokowi Ikuti KTT LB G20 dari Istana Bogor
Tangani Covid-19, Presiden Instruksikan Langkah Padu Pusat dan Daerah
FIX! Pemerintah Putuskan Tidak Terapkan Lockdown di Indonesia, Ini Alasannya
Artikel Terkini
Ini Tiga Syarat yang Harus Dipenuhi Agar "Lockdown" Efektif
Pandemi Covid-19, Rizal Ramli: Bertindaklah Sekarang, Jika Tidak Rakyat Kecil Berjatuhan
Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia Rekrut 5.816 Relawan untuk Penanganan Covid-19
Keseleo Lidah, Emrus Sihombing: Achmad Yurianto Dapat Dimaklumi
Cegah Covid-19, PMKRI dan Caritas Makassar Minta Masyarakat Tetap di Rumah
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas