INDONEWS.ID

  • Minggu, 19/01/2020 10:11 WIB
  • Kemendagri Imbau Masyarakat Tidak Terbujuk Rayu Penipuan Berkedok Ormas

  • Oleh :
    • Marsi Edon
Kemendagri Imbau Masyarakat Tidak Terbujuk Rayu Penipuan Berkedok Ormas
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Bahtiar.(Foto:Istimewa)

Jakarta,INDONEWS.ID - Kementerian Dalam Negeri melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar mengimbau agar masyarakat tak mudah terbujuk rayuan penipuan, apalagi berkedok Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

"Kemendagri imbau agar masyarakat tak mudah terbujuk rayu untuk menjadi kaya raya mendadak, apalagi bergabung dengan Ormas yang tak jelas rekam jejaknya," kata Bahtiar di Jakarta, Sabtu (18/01/2020) kemarin.

Baca juga : Dukcapil Kemendagri Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir Kalimantan Selatan

Bahtiar juga meminta masyarakat cermat dalam melihat unsur dugaan penipuan yang dilakukan dengan berkedok perkumpulan maupun sebuah Organisasi Kemasyarakatan.

"Hati-hati penipuan, masyarakat harus cermat jika bergabung dalam sebuah perkumpulan maupun Ormas," ujarnya.

Baca juga : Badan Litbang Kemendagri Selenggarakan Webinar Konflik Pertanahan di Infonesia

Terkait munculnya fenomena perkumpulan masyarakat di berbagai daerah, seperti Keraton Agung Sejagat di Purworejo dan Sunda Empire di Bandung sebagai gejala sosial, pihaknya mengaku prihatin dan meminta masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sosialnya.

"Dibungkus dengan Organisasi Kemasyarakatan, dijanjikan ada dana dan keuntungan yang bisa dibagikan sebagainya, jelas kami prihatin karena ini mengarah pada penipuan. Oleh karenanya, bagi masyarakat yang menjadi korban maupun melihat ada gejala dan bibit-bibit seperti ini di lingkungannya, segera laporkan pada aparat pemerintah dan pihak keamanan setempat," pinta Bahtiar.

Baca juga : Badan Litbang Kemendagri Upaya Temukan Solusi Konflik Pertanahan

Bahtiar selaku Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri meminta kepada jajaran Kesbangpol seluruh Indonesia agar proaktif melakukan deteksi dini terhadap aktivitas organisasi kemasyarakatan yang berpotensi merugikan masyarakat, di antaranya melalui koordinasi dengan Forkopimda.

"Kami apresiasi jajaran kepolisian dan Pemda yang bertindak cepat melakukan penanganan di lapangan " pungkasnya.

 

Artikel Terkait
Dukcapil Kemendagri Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir Kalimantan Selatan
Badan Litbang Kemendagri Selenggarakan Webinar Konflik Pertanahan di Infonesia
Badan Litbang Kemendagri Upaya Temukan Solusi Konflik Pertanahan
Artikel Terkini
Paksa Siswa Kenakan Jilbab, Benny Susetyo Minta Mendikbud Beri Sanksi yang Tegas
Sultan Najamudin Minta Potensi Wakaf Dioptimalkan untuk Kesejahteraan Rakyat
Sektor Pertanian Mesti Perhatian Utama untuk Ketahanan Pangan Nasional
BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu 171 Kg, Ribuan Pil Ekstasi dan Ribuan Kapsul NPs
Resmikan Ruas Tol di Sumsel, Presiden: Bakauheni ke Palembang Kini Hanya 3,5 Jam Perjalanan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir