INDONEWS.ID

  • Rabu, 12/02/2020 09:40 WIB
  • Deputi Pencegahan BNN: Wujudkan Indonesia Bersih Narkoba Bukan Pekerjaan Mudah

  • Oleh :
    • hendro
Deputi Pencegahan BNN: Wujudkan Indonesia Bersih Narkoba Bukan Pekerjaan Mudah
Deputi Pencegahan BNN, Drs. Anjan Pramuka Putra, S.H., M.Hum.

Jakarta, INDONEWS.ID - Mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba adalah tujuan dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digaungkan Badan Narkotika Nasional selaku garda terdepan dalam melawan bahaya peredaran gelap narkoba. 

Sebagai _leading sector_ dalam penanganan permasalahan Narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengakui bahwa mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba merupakan pekerjaan yang tidak mudah.
Hal tersebut diungkapkan Deputi Pencegahan BNN, Drs. Anjan Pramuka Putra, S.H., M.Hum., saat memberikan  kata sambutan pada Acara Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis Bidang Pencegahan pada BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota, di Ballroom Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Selasa (11/02)kemarin.

Baca juga : Rizal Ramli Kritik Cara Penanganan Aktivis KAMI Oleh Kepolisian

Meskipun tidak mudah, hal tersebut bukan alasan bagi jajaran Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi dan BNN Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk menyerah terhadap kesulitan yang ada, ujar Deputi Pencegahan BNN RI. 

Dalam pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis Bidang Pencegahan dengan tema *"Optimalisasi Peran Bidang Pencegahan BNNP dan BNNK Dalam Pelaksanaan Kegiatan P4GN Melalui Inovasi dan Sinergi"* yang dihadiri oleh para Kasie yang ada di 34 provinsi dan Kasie P2M di 174 Kabupaten/Kota se Indonesia. 

Baca juga : Sinergi BNPT dengan Ponpes dan Alim Ulama Diperlukan untuk Cegah Paham Radikal Terorisme

Deputi Pencegahan BNN juga meminta jajaran bidang pencegahan untuk mengoptimalkan peran pencegahan di tingkat wilayah melalui program-program pencegahan yang penuh inovasi agar mampu meningkatkan ketahanan keluarga dan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan Narkoba.

"Tahun 2020 ini, salah satu upaya kita yaitu akan mengoptimalkan program Ketahanan keluarga dalam melawan bahaya narkoba melalui serangkaian pelatihan dan kegiatan yang dilakukan Kabid dan Kasie P2M yang didukung para relawan dan penggiat anti narkoba", kata Anjan. 

Baca juga : Seorang Brigjen Diperiksa Propam Mabes Polri Terkait Laporan LGBT

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Pencegahan BNN juga berharap agar dalam melaksanakan tugasnya, seluruh jajaran bidang pencegahan, menjunjung tinggi nilai-nilai budaya organisasi BNN RI yaitu Berani, Nasionalisme, Netral, Responsif, Inovatif dalam melaksanakan tugasnya. 

Menjelang akhir acara,  Anjan juga memberikan penjelasan terkait materi tentang Rencana dan strategi  pencegahan tahun 2020 sd 2024 serta optimalisasi program REAN.ID, Desa Bersinar dan SiParel kepada seluruh peserta Bimtek yang terlihat sangat antusias menyimak pencerahan dari jenderal bintang dua tersebut. 

 

Artikel Terkait
Rizal Ramli Kritik Cara Penanganan Aktivis KAMI Oleh Kepolisian
Sinergi BNPT dengan Ponpes dan Alim Ulama Diperlukan untuk Cegah Paham Radikal Terorisme
Seorang Brigjen Diperiksa Propam Mabes Polri Terkait Laporan LGBT
Artikel Terkini
Rizal Ramli Kritik Cara Penanganan Aktivis KAMI Oleh Kepolisian
Antispasi Ancaman La Nina, Doni Monardo: Mitigasi Nonstruktural Paling Penting
Sinergi BNPT dengan Ponpes dan Alim Ulama Diperlukan untuk Cegah Paham Radikal Terorisme
PTPN III Dukung Peningkatan Daya Saing Sektor Perdagangan Melalui Pemberdayaan UMKM
Seorang Brigjen Diperiksa Propam Mabes Polri Terkait Laporan LGBT
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir