INDONEWS.ID

  • Rabu, 19/02/2020 09:26 WIB
  • BNN Bersama Bea Cukai Dumai Ciduk 4 Tersangka Narkotika di Dumai

  • Oleh :
    • luska
BNN Bersama Bea Cukai Dumai Ciduk 4 Tersangka Narkotika di Dumai
BNN Bersama Bea Cukai Dumai Ciduk 4 Tersangka Narkotika di Dumai

 Riau, INDONEWS.ID -   Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea Cukai Dumai berhasil mencokok pelaku empat tersangka .penyelundupan narkotika jenis sabu dan ekstasi di  wilayah Dumai ,Riau, Selasa (18/2/2020) malam. 

Keempat tersangka narkotika tersebut yaitu Rizal, Rapi Rahmat ( oknum anggota Polri), Riman R, Hendra S, dari para tersangka, petugas berhasil menyita sabu  sebanyak 10 Bungkuss (10kg) dan pil ektasi sebanyak 6bungkus atau kurang lebih 60.000 butir.
 
Melaluui pesan singkatnya, Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari mengatakan  tim BNN Pusat mendapat informasi adanya penyelundupan gelap narkotika dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut ke wilayah Dumai,Provinsi Riau.
 
Tim kemudian melakukan pengembangan operasi dan dari hasil penyelidikan tim BNN melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial (RZ), (RRH), (HS) dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna abu-abu metalik. dilokasi terpisah  Tim  BNN  juga berhasil mengamankan tersangka inisial (RRP) dengan mobil warna merah yang dikendarai,
 
Ketika dilakukan penggeledahan di dalam mobil ditemukan barang bukti narkotika jenis Sabu  sebanyak 10 Bungkus (10kg) dan pil ektasi sebanyak 6bungkus atau kurang lebih 60.000 butir.

Menurut rencana, kata Deputi Pemberantasan BNN,  narkorika tersebut akan diedarkan di Pekanbaru dan Dumai. Dan saat ini seluruh tersangka dan bbarang ukti dibawa ke BNNP Riau di Pekanbaru.
 
Arman Depari menagatakan, Provinsi Riau adalah salah satu daerah yang paling rawan penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia. Para penyelundup  dengan mengunakan kapal-kapal kecil, masuk melalui pulau-pulau kecil sepanjang garis pantai timur Sumatera. Untuk bertransaksi narkotika, para penyelundup memilih untuk dilakukan di tengah laut.
 
Selain itu jumlah pemakai narkoba di Provinsi Riau cukup tinggi,khususnya kota Pekanbaru.  (Lka)
Baca juga : Masih Banyak Negara Tidak Setuju Ganja Legal
Artikel Terkait
Masih Banyak Negara Tidak Setuju Ganja Legal
Gandeng Kemenpora dan BNN, BERSAMA Gelar Webinar Sambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020
BNN Terima Penghargaan Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika dari Indonesian Award 2020
Artikel Terkini
Update 24 Oktober 2020, Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Berkurang 54 Orang
Musibah Puting Beliung, Pemkot Bekasi Berlakukan Kondisi Bencana
Teten Masduki: Pemerintah Ingin NTT Jadi Provinsi Koperasi
BNPB Beri Pelatihan Manajemen Penanganan Darurat Bencana BPBD Kabupaten dan Kota
Berselisih dengan Menko Airlangga, Dirjen P2P Kemenkes Mendadak Dicopot
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir