INDONEWS.ID

  • Sabtu, 29/02/2020 11:50 WIB
  • Rizal Ramli: Jokowi Sering Dapat Masukan Ekonomi dari Orang yang Tak Kredibel

  • Oleh :
    • very
Rizal Ramli: Jokowi Sering Dapat Masukan Ekonomi dari Orang yang Tak Kredibel
DR Rizal Ramli, memberikan kuliah twiter tentang demokrasi. Kali ini menyikapi tentang Komisi Pemilihan Umum yang bersikap aneh : kasih bocoran pertanyaan dan hilangkan visi misi. (foto : ist)

Jakarta, INDONEWS.ID – Ekonom Senior yang juga mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli mengatakan Presiden Joko Widodo saat ini sering mendengar masukan ekonomi dari orang-orang luar kabinet dengan landasan pemikiran akademisnya tidak memadai dan kredibel. Namun, masukan inilah yang sering kali mewarnai kebijakan pemerintahan Jokowi saat ini.

Presiden Jokowi, menurut Rizal Ramli, terlihat enggan menerima masukan dan kajian ilmiah yang dibuat oleh lembaga yang merupakan think tank perekonomian yang ada.

Baca juga : Gembel Unjuk Rasa Tolak PSBB

"Sebetulnya aneh mengapa lingkaran dalam Presiden Joko Widodo kini seperti jemawa dan menutup diri  terhadap kajian ilmiah yang dibuat oleh think tank perekonomian,” ujar mantan Menko Kelautan era Presiden Jokowi itu di Jakarta, Sabtu (29/2).

Bang RR, demikian sapaan Rizal Ramli mengatakan, pada era Presiden Soeharto memegang tampuk kekuasaan, dirinya yang waktu itu di Economy, Industry and Trade Advisory group (ECONIT) sering membuat kajian ilmiah yang merupakan second opinion dari garis kebijakan pemerintah.

Baca juga : Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto Ucapkan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-65

Kajian-kajian Econit tersebut, kata Rizal Ramli, diminta melalui almarhum Moerdiono, Menteri Sekretaris Kabinet, dan A.M Hendro Priyono yang merupakan lingkaran terdalam Presiden Soeharto.

“Namun, sebaliknya pada pemerintahan Presiden Joko Widodo masukan kerap diberikan oleh orang-orang di luar kabinet yang landasan pemikiran akedemisnya tidak memadai, yang malah mewarnai kebijakan ekonomi nasional," ujarnya.

Baca juga : Terungkap! Kader PMII Ciputat Diintimidasi agar Membuat Video Klarifikasi

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) kata Rizal Ramli, tidak mempunyai track record dan malah membuat sengsara perekonomian maupun korporasi, justru karena dia tidak memiliki track record dalam penciptaan nilai. "SMI tidak memiliki track record dalam ‘turn around’ (memutar haluan) ekonomi dan korporasi," ujarnya.

“Karena itu, saat ini yang bergentayangan adalah mereka yang memperdagangkan kekuasan,” pungkasnya. (*)

 

Artikel Terkait
Gembel Unjuk Rasa Tolak PSBB
Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto Ucapkan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-65
Terungkap! Kader PMII Ciputat Diintimidasi agar Membuat Video Klarifikasi
Artikel Terkini
Gembel Unjuk Rasa Tolak PSBB
Sri Mulyani: RI Resesi pada Akhir September 2020
Ekonomi Melambat Akibat Covid-19, LaNyalla Minta Kepala Daerah Beri Kemudahan Usaha
Sektor Perdagangan Tersungkur Selama Covid-19, DPD Minta Pemerintah Beri Perlindungan
Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto Ucapkan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-65
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir