INDONEWS.ID

  • Rabu, 04/03/2020 06:30 WIB
  • Pemerintah Perketat Pengawasan WNI di 4 Negara Terpapar Virus Corona

  • Oleh :
    • Rikardo
Pemerintah Perketat Pengawasan WNI di 4 Negara Terpapar Virus Corona
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemerintah terus memperketat pengawasan terhadap kondisi WNI di empat negara dengan kasus penyebaran virus Corona tertinggi di dunia setelah Cina. Keempat negara tersebut adalah Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Italia.

"Perhatian kami berikan kepada WNI di negara-negara yang saat ini sedang mengalami perkembangan kasus yang signifikan, seperti empat negara tersebut. Kami merujuk laporan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)," kata Menlu Retno di Hotel Borobudur, Selasa, 3 Maret 2020.

Baca juga : Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin

Mengacu pada laporan yang dirilis WHO, Retno mengatakan sejumlah negara di luar Cina mengalami kecenderungan peningkatan temuan kasus virus Corona. Di saat yang sama, penyebaran wabah tersebut di Negeri Tirai Bambu justru menurun.

Untuk mengantisipasi adanya WNI yang tertular virus di empat negara di luar Cina ini, Retno mengatakan, pemerintah akan terus melakukan pengawasan. Selain itu, kementeriannya bakal berkomunikasi intensif dengan WNI melalui Kedutaan Besar RI di setiap negara.

Baca juga : Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909

"Perwakilan kami juga melakukan komunikasi intensif dengan otoritas setempat," tuturnya.

Terkait dengan perjalanan WNI keluar negeri, khususnya ke Italia, Jepang, Korea Selatan, dan Iran, Retno menyatakan kementerian telah mengeluarkan informasi dan imbauan khusus. Informasi itu bisa diakses melalui aplikasi Safe Travel.

Baca juga : Kabar Baik, 11 Provinsi Tidak Melaporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19

Data terkini yang dihimpun Tempo menunjukkan jumlah orang terinfeksi virus Corona di Korea Selatan menempati peringkat kedua terbesar setelah Cina. Hingga Selasa, 3 Maret 2020, total warga yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona mencapai 5.186 orang dengan angka kematian 28 orang.

Sedangkan di Iran, warga yang terinfeksi Corona mencapai 2.336 orang dengan angka kematian 77 orang. Terakhir, di Italia telah ditemukan 2.036 orang terinfeksi virus Corona dengan kematian 52 orang.

Artikel Terkait
Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin
Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909
Kabar Baik, 11 Provinsi Tidak Melaporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19
Artikel Terkini
Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi, Tanggapan Menteri Erick Tohir Mengejutkan
Update Covid-19, Positif COVID-19 Bertambah 1.671, Total Jadi 74.018 Kasus
Pilot Terlibat Narkoba, Garuda: Kita Akan Dipecat, Tak Ada Toleransi!
Resuffle Kabinet Maju Mundur
KSAD Ceritakan Kronologi 1.280 Orang di Secapa AD Positif Corona
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas