INDONEWS.ID

  • Rabu, 11/03/2020 15:30 WIB
  • Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Anies Minta Formula E Ditunda

  • Oleh :
    • Ronald T
Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Anies Minta Formula E Ditunda
Monas, tempat digelarnya Formula E. (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta penundaan penyelenggaraan balap mobil listrik atau Formula E di Jakarta. Formula E sedianya digelar pada 6 Juni 2020.

Baca juga : Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin

Penundaan itu diketahui dari Surat Pemberitahuan dengan Nomor 117/-1.857.73 yang diterima dan ditujukan kepada Organizing Committee Jakarta E-Prix tertanggal 9 Maret 2020.

"Mencermati perkembangan COVID-19 di berbagai belahan dunia khususnya di Jakarta, maka penyelenggaraan Formula E yang semula dijadwalkan pada bulan Juni 2020 agar ditunda pelaksanaannya. Demikian pemberitahuan ini disampaikan atas perhatiannya diucapkan terima kasih," demikian bunyi surat yang ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga : Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909

Hingga saat ini pihak penyelenggara pihak Pemprov DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) hingga Organizing Committee Formula E belum memberikan keterangan secara langsung.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menyatakan merebaknya Virus Corona (COVID-19) harus jadi pertimbangan untuk membatalkan ajang balap mobil listrik Formula E.

Baca juga : Kabar Baik, 11 Provinsi Tidak Melaporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19

"Saya kira itu harus jadi bahan pertimbangan juga (untuk menggelar Formula E) bahwa saat ini tengah ada merebak Virus Corona," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin beberapa hari lalu.

Taufik mengatakan seharusnya ada komunikasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan organisasi internasional, Formula E Operations Limited (FEO), dalam waktu dekat dengan tidak menunggu hingga Juni (jadwal pergelaran Formula E) sebagai antisipasi perkembangan yang terjadi menyusul meningkatnya jumlah pasien positif corona.

"Harus ada komunikasi antara Pemprov DKI dengan pihak internasional yang memiliki acara, kan enggak bisa tiba-tiba putusin, yang sana bisa marah. Ada komunikasi, kan event-event di dunia juga ada yang ditunda," tandas Taufik. (rnl)

 

Artikel Terkait
Kementan Tegaskan Kalung Anti Virus Corona Bukan Vaksin
Update Corona 27 Juni, Kasus Positif 1.385, Pasien Sembuh Menjadi 21.909
Kabar Baik, 11 Provinsi Tidak Melaporkan Penambahan Kasus Positif Covid-19
Artikel Terkini
Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi, Tanggapan Menteri Erick Tohir Mengejutkan
Update Covid-19, Positif COVID-19 Bertambah 1.671, Total Jadi 74.018 Kasus
Pilot Terlibat Narkoba, Garuda: Kita Akan Dipecat, Tak Ada Toleransi!
Resuffle Kabinet Maju Mundur
KSAD Ceritakan Kronologi 1.280 Orang di Secapa AD Positif Corona
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
eowyn