INDONEWS.ID

  • Senin, 30/03/2020 22:01 WIB
  • Peneliti UNAIR Temukan Nitrico, Suplemen Melawan Virus Corona

  • Oleh :
    • very
Peneliti UNAIR Temukan Nitrico, Suplemen Melawan Virus Corona
Profesor M Mufti Mubarok menunjukkan temuan suplemen untuk melawan Covid-19. (Foto: Suarajatim.com)

 

Surabaya, INDONEWS.ID - Dua peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) mengklaim telah menemukan obat virus Corona (Covid-19). Mereka menemukan suplemen untuk melawan virus tersebut.

Baca juga : Regimen Kombinasi Obat dan Stem Cell Efektif untuk Pengobatan COVID-19

Obat tersebut dikemas dalam bentuk minuman suplemen, bar cokelat batangan hingga permen.

Salah satu penemunya, Prof M Mufti Mubarok menjelaskan, suplemen yang dipercaya bisa melawan Covid-19 itu akan segera diproduksi massal mulai pekan depan. Saat ini suplemen tersebut sudah melalui uji lab dan juga uji coba ke pasien terdampak Covid.

Baca juga : Yayasan Tunggadewi: Bangga dengan Semangat Gotong Royong Masyarakat Membantu Pemerintah Melawan Virus Corona

"Uji lab sudah selesai dan sampling juga sudah kita suplai ke tenaga medis dan pasien terdampak (Covid-19). Hasilnya, ada peningkatan imun yang signifikan. Tinggal testimoni dari tenaga medis dan pasien. Rencana akan kita produksi masal," jelas Prof Mufti seperti dikutip SuaraJatim.id, Minggu (29/3/2020) malam.

Mufti mengatakan, produk yang diberi nama Nitrico dengan produk Nitrico 1, Nitrico 2 dan Nitrico 3 ini, memiliki formula imun sekitar 500 miligram lebih dan mampu melawan virus.

Baca juga : DPR Minta Perusahaan Suplemen Mengandung Babi Diberi Sanksi Tegas

"Hasil penelitian, imun pengidap Corona di angka sekitar 400 miligram. Imun pengidap corona turun di bawah normal. Sedangkan di formula ini, kami ada sekitar 500 (miligram) lebih. Sehingga dengan suplemen ini serangan virus akan terelakkan," katanya.

Temuan suplemen ini, lanjut Mufti, telah didengar oleh pemerintah pusat. Bahkan, ada enam provinsi juga sudah menghubunginya untuk memesan (inden).

"Responsnya luar biasa. Bahkan dari beberapa orang pusat dan provinsi sudah menghubungi dan inden (pesan). Ada enam provinsi yang sudah inden," ujar Mufti.

Untuk itu, kata Mufti, pihaknya akan segera melakukan produksi massal. Pada tahab perdana, pihaknya akan memproduksi sekitar 20 ribu sampling.

"Kami akan produksi 20 ribu dulu untuk sampling dan beberapa yang sudah pesan," katanya.

Menurut Mufti, pihaknya akan melakukan produksi di Surabaya. Sedangkan untuk formulatornya dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair.

"Saya yang produksi sendiri. Saya kebetulan juga punya produksi food and suplemen. Kalau FKM formulatornya. Jadi sudah kerja sama lama sih sekitar dua tahunan. Kebetulan saya juga ngajar jadi dosen tamu di sana," pungkasnya. (Very)

 

Artikel Terkait
Regimen Kombinasi Obat dan Stem Cell Efektif untuk Pengobatan COVID-19
Yayasan Tunggadewi: Bangga dengan Semangat Gotong Royong Masyarakat Membantu Pemerintah Melawan Virus Corona
DPR Minta Perusahaan Suplemen Mengandung Babi Diberi Sanksi Tegas
Artikel Terkini
Update Covid-19, Positif COVID-19 Bertambah 1.671, Total Jadi 74.018 Kasus
Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi, Tanggapan Menteri Erick Tohir Mengejutkan
Pilot Terlibat Narkoba, Garuda: Kita Akan Dipecat, Tak Ada Toleransi!
Resuffle Kabinet Maju Mundur
KSAD Ceritakan Kronologi 1.280 Orang di Secapa AD Positif Corona
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
gandalf