INDONEWS.ID

  • Jum'at, 03/04/2020 08:40 WIB
  • Terima Masukan Rizal Ramli, Masih Ada Niatan Keluar dari Resesi Ekonomi

  • Oleh :
    • very
Terima Masukan Rizal Ramli, Masih Ada Niatan Keluar dari Resesi Ekonomi
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani

Jakarta, INDONEWS.ID -- Analis ekonomi dan politik Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR), Gede Sandra, mengatakan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Idrawati, sudah menjalankan solusi yang ditawarkan oleh ekonom senior, Rizal Ramli. Solusi tersebut yaitu dalam mengatasi dampak pandemik virus corona (Covid-19) terhadap perekonomian rakyat. Karena itu, dia menilai bahwa langkah Sri Mulyani tersebut sudah tepat.

"Sudah bagus pemerintah masih mau menerima masukan dari luar untuk isu penggunaan dana SAL dalam penanganan wabah Covid-19. Ini menandakan masih ada niatan untuk belajar agar bangsa ini dapat selamat, keluar dari resesi ekonomi," ujar Gede Sandra, seperti dikutip Wartaekonomi.co.id, Kamis (2/4/2020).

Baca juga : Terbelenggu Kepentingan, Rizal Ramli: Keputusan MK Lebih Politik Praktis Ketimbang Konstitusional Strategis

Selain penggunaan dana SAL tersebut, Gede Sandra menyarankan pemerintah untuk menerapkan langkah-langkah ekonomi yang lebih drastis. Misalnya, menunda dan merestrukturisasi cicilan pokok dan bunga utang SBN untuk tahun 2020 yang diperkirakan mencapai Rp641 triliun, terdiri dari pokok SBN jatuh tempo sebebar Rp346,5 triliun dan bunga SBN sebesar Rp295 triliun.

"Saya kira para investor di pasar keuangan mengerti kondisi yang dialami oleh pemerintah Indonesia. Mereka semua pasti mengalami kepanikan yang sama di tengah pandemi. Akan sangat berarti bagi Indonesia bila dana penanganan Covid-19 dapat bertambah Rp641 triliun karena Menkeu-nya berhasil nego ke kalangan investor agar cicilan pokok dan bunga kita ditunda pembayarannya tahun ini," ujarnya.

Baca juga : Rizal Ramli: Struktur Ekonomi "Gelas Anggur" Berbahaya Bagi Demokrasi dan Keadilan

Ekonom senior Rizal Ramli meminta Presiden Jokowi mengalihkan anggaran proyek infrastruktur untuk penanganan pandemi virus corona (Covid-19). Adapun anggaran tersebut senilai Rp430 triliun.

"Jangan gengsi. Gunakan uang proyek infrastruktur Rp430 triliun, dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang kurang lebih Rp270 triliun untuk membantu kebutuhan pokok pekerja harian dan rakyat miskin. Ajak tentara, polisi, sopir ojol, RT/RW untuk distribusi makanan," ujar mantan Menko Perekonomian itu.

Baca juga : Rizal Ramli: Yang Teriak Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,0 Persen Tukang Begal

Usul Rizal Ramli itu kemudian digunakan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rangka menyelamatkan perekonomian dari dampak pandemik virus corona. Dalam keterangan pers, Sri Mulyani mengungkap sumber pendanaan anggaran penanganan virus corona dan dampak sosial dan ekonomi dalam APBN 2020, salah satunya melalui Sisa Anggaran Lebih (SAL).

SAL merupakan akumulasi dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA)/Sisa Kurang Pembiayaan Anggaran (SiKPA) tahun anggaran lalu dan tahun anggaran berjalan usai ditutup, ditambah atau dikurangi dengan koreksi pembukuan.

"Kami banyak alternatif. Bisa menggunakan sisa anggaran lebih kalau tidak salah jumlahnya ada Rp160 triliun," kata Sri Mulyani.

Dia mengatakan, ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada juga tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Karena itu, Sri Mulyani meminta agar kita sama-sama menyukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Very)

Artikel Terkait
Terbelenggu Kepentingan, Rizal Ramli: Keputusan MK Lebih Politik Praktis Ketimbang Konstitusional Strategis
Rizal Ramli: Struktur Ekonomi "Gelas Anggur" Berbahaya Bagi Demokrasi dan Keadilan
Rizal Ramli: Yang Teriak Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,0 Persen Tukang Begal
Artikel Terkini
Gembel Unjuk Rasa Tolak PSBB
Sri Mulyani: RI Resesi pada Akhir September 2020
Ekonomi Melambat Akibat Covid-19, LaNyalla Minta Kepala Daerah Beri Kemudahan Usaha
Sektor Perdagangan Tersungkur Selama Covid-19, DPD Minta Pemerintah Beri Perlindungan
Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto Ucapkan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-65
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir