INDONEWS.ID

  • Minggu, 05/04/2020 14:30 WIB
  • Polri Akan Bubarkan Kegiatan Masyarakat Selama Wabah Virus Corona

  • Oleh :
    • Marsi Edon
Polri Akan Bubarkan Kegiatan Masyarakat Selama Wabah Virus Corona
Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak.(Foto:Istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan memberikan tindakan tegas bagi masyarakat yang masih melakukan aktivitas bersama secara massal atau berkumpul di tengah pandemi covid-19.

Hal itu disampaikan Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Sabtu,(4/04/2020)kemarin.

Baca juga : Sinergitas TNI-Polri Diperlukan dalam Upaya Penanggulangan Terorisme

"Aparat Polri akan mengambil tindakan mulai dengan cara humanis mengimbau untuk tidak berkumpul hingga melakukan tindakan tegas yaitu membubarkan,” ujar Herry.

Polri meminta semua pihak untuk mematuhi imbauan pemerintah soal menjaga jarak baik fisik maupun sosial. Hal ini merupakan upaya memutus rantai penyebaran virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Baca juga : Alasan Jhon Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri Idham Asiz

"Kami mengajak semuanya agar berupaya untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. Kegiatan sosial atau rapat-rapat dan sebagainya supaya tidak dilakukan dahulu,” tutur dia.

Adapun tindakan Polri untuk penertiban masyarakat tersebut adalah berdasarkan pada Maklumat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Covid-19.

Baca juga : Menimbang Calon Kapolri

Dalam hal ini, semua elemen Polri mulai dari Mabes hingga Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) diharapkan dapat melaksanakan Maklumat Kapolri tersebut.

Selain itu, Polri juga akan bekerja sama dengan aparat daerah setempat dan TNI hingga satuan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Mereka nantinya memberikan sosialisasi kepada masyarakat soal Covid-19 dan penyebarannya.

"Soal ini harus disampaikan terus menerus ke masyarakat agar mereka paham bahwa ini penting," tutupny.*

 

Artikel Terkait
Sinergitas TNI-Polri Diperlukan dalam Upaya Penanggulangan Terorisme
Alasan Jhon Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri Idham Asiz
Menimbang Calon Kapolri
Artikel Terkini
Gandeng LinkAja, PNM Lakukan Transformasi Digital Dorong Transaksi Non-tunai
Koki Otonomi Prof Djo Akhirnya Terbit
PTPN III Ajukan Dana Talangan 4 Triliun, Ini Tanggapan DPR
Rizal Ramli: Politik Machiavelli Ala Influencer dan BuzzeRP
Pola Komunikasi yang Berhadap-hadapan Berpotensi Munculkan "Darurat Komunikasi"
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas