INDONEWS.ID

  • Jum'at, 17/07/2020 09:01 WIB
  • Rizal Ramli: Jokowi Tak Punya Menteri yang Miliki Track Record Membalikkan Krisis Ekonomi atau Korporasi

  • Oleh :
    • very
Rizal Ramli: Jokowi Tak Punya Menteri yang Miliki Track Record Membalikkan Krisis Ekonomi atau Korporasi
Tokoh nasional, dan ekonom senior, Rizal Ramli. (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID -- Tokoh nasional sekaligus ekonom senior Rizal Ramli angkat bicara terkait resesi yang di alami oleh Singapura. Bahkan menurutnya, kondisi tersebut bisa berdampak ke Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (16/7) kemarin di Jakarta. “Ini kita sudah resesi, daya beli nggak ada, pengangguran naik, krisis kesehatan, ya resesi lah. Resesi itu definisinya pertumbuhannya negatif. Kuartal ini negatif, kuartal depan juga bakal negatif,” ujarnya seperti dikutip Konfrontasi.com.

Baca juga : Sastrawan Apresisasi Corpus Puisi Pandemi Karya Akademisi dari Berbagai Perguruan Tinggi

Kendati demikian, menurut mantan Menko Perekonomian pada era Presiden Gus Dur ini, Indonesia bisa keluar dari zona resesi tersebut. Hal tersebut berdasarkan pengalaman yang dimilikinya semenjak duduk di kabinet menteri di bidang ekonomi.

“Apakah kita bisa keluar dari krisis ini? Bisa. Wong waktu saya masuk dulu bisa -3%, nggak susah-susah amat. Tapi ada nggak personil kabinet sekarang yang punya track record membalikkan situasi, dari ekonomi biasa, digenjot jadi tinggi atau dari negatif jadi positif? Mohon maaf, nggak ada,” tegas Rizal.

Baca juga : Bertemu Moeldoko, Rizal Ramli: Sudah Lama Ndak Nikmati Cigar Berdua

Mantan Menko Kemaritiman itu mengatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini tidak memiliki menteri yang mempunyai track record dapat membalikkan keadaan (turn around) dari situasi krisis. 

"Ironis pemerintah sekarang tidak punya menteri-menteri yang punya track record membalikkan (turn around) situasi krisis secara makro maupun korporasi. Yang ada track record bikin skandal keuangan seperti Bank Century, dll," ujarnya.

Baca juga : Pendaftaran Beasiswa Unggulan Dibuka 21 September Hingga 3 Oktober 2020

Sebelumnya diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku mewanti-wanti kondisi perekonomian dunia yang belakangan ini melemah akibat pandemi Corona. Baru-baru ini, Singapura sudah terdampak parah dan mengalami resesi. (Very)

 

Artikel Terkait
Sastrawan Apresisasi Corpus Puisi Pandemi Karya Akademisi dari Berbagai Perguruan Tinggi
Bertemu Moeldoko, Rizal Ramli: Sudah Lama Ndak Nikmati Cigar Berdua
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Dibuka 21 September Hingga 3 Oktober 2020
Artikel Terkini
Sastrawan Apresisasi Corpus Puisi Pandemi Karya Akademisi dari Berbagai Perguruan Tinggi
Bertemu Moeldoko, Rizal Ramli: Sudah Lama Ndak Nikmati Cigar Berdua
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Dibuka 21 September Hingga 3 Oktober 2020
Mendagri Tito Ingatkan Pilkada Momentum Lawan Total Pandemi Covid-19
Ibu Rumah Tangga Memiliki Peran Penting Tekan Penularan Covid-19 Kluster Keluarga
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir