INDONEWS.ID

  • Sabtu, 21/11/2020 15:30 WIB
  • Masa Aktif Habis, Kemendagri : FPI Tidak Terdaftar Sebagai Ormas

  • Oleh :
    • Ronald
Masa Aktif Habis, Kemendagri : FPI Tidak Terdaftar Sebagai Ormas
Massa Front Pembela Islam (FPI). (Foto : ist)

Jakarta, INDONEWS.ID - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut Front Pembela Islam pernah terdaftar sebagai salah satu ormas di Kemendagri. Namun status terdaftar itu telah berakhir pada Juni 2019.

"FPI pernah terdaftar sebagai salah satu ormas di Kementerian Dalam Negeri, dan terakhir status terdaftarnya berakhir pada Juni 2019," kata Kapuspen Kemendagri Benny Irwan kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

Baca juga : Dukcapil Kemendagri Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir Kalimantan Selatan

Sejak status aktifnya berakhir, FPI seharusnya melakukan proses perpanjangan. Akan tetapi menurut Benny ada satu persyaratan yang belum dipenuhi.

"Selanjutnya FPI mengajukan perpanjangan, namun Surat Keterangan Terdaftar (SKT) belum bisa diperpanjang karena masih terdapat persyaratan yang belum dipenuhi," ujar Benny.

Baca juga : FOKSI Dukung PPATK Ungkap Aliran Dana Ke Rekening FPI

Perpanjangan SKT ini terganjal oleh masalah AD/ART organisasi. "AD/ART organisasi," ujar Benny singkat.

FPI belum memuat salah satu AD/ART yang diwajibkan dalam undang-undang. Seharusnya AD/ART memuat klausul tentang penyelesaian konflik internal. Karena itu belum dipenuhi, lanjut Benny, SKT FPI tidak bisa diperpanjang.

Baca juga : Duh! Begini Kondisi Terkini Rizieq Shibab di Rutan Bareskrim

"FPI tidak terdaftar sebagai ormas di Kemendagri," tandas Benny. (rnl)

Artikel Terkait
Dukcapil Kemendagri Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir Kalimantan Selatan
FOKSI Dukung PPATK Ungkap Aliran Dana Ke Rekening FPI
Duh! Begini Kondisi Terkini Rizieq Shibab di Rutan Bareskrim
Artikel Terkini
Paksa Siswa Kenakan Jilbab, Benny Susetyo Minta Mendikbud Beri Sanksi yang Tegas
Sultan Najamudin Minta Potensi Wakaf Dioptimalkan untuk Kesejahteraan Rakyat
Sektor Pertanian Mesti Perhatian Utama untuk Ketahanan Pangan Nasional
BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu 171 Kg, Ribuan Pil Ekstasi dan Ribuan Kapsul NPs
Resmikan Ruas Tol di Sumsel, Presiden: Bakauheni ke Palembang Kini Hanya 3,5 Jam Perjalanan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
faramir