INDONEWS.ID

  • Minggu, 28/03/2021 22:44 WIB
  • Rizal Ramli: Megawati Berhasil Membuat PDIP Jadi Partai Besar, Tapi Cita-cita Trisakti Makin Jauh

  • Oleh :
    • very
Rizal Ramli: Megawati Berhasil Membuat PDIP Jadi Partai Besar, Tapi Cita-cita Trisakti Makin Jauh
Tokoh Nasional, Rizal Ramli. (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID -- Politisi PDIP Effendi Simbolon menyebutkan pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang tidak keberatan untuk diganti merupakan sebuah kesadaran Megawati terhadap regenerasi kader.

Baca juga : TNI AL Tingkatkan Diplomasi Melalui ANCM

"Yang saya pahami bahwa pernyataan beliau, kami internal memang dalam berbagai kesempatan di kongres, rakernas itu memang beberapa kali dilontarkan oleh beliau," kata Effendi Simbolon dalam bincang "Senjakala Regenerasi Parpol", di Jakarta, Sabtu (27/3).

Pada hakikatnya, kata Effendi, Megawati Soekarnoputri sangat menyadari keniscayaan sebuah perubahan dan regenerasi. Megawati juga menyiapkan dan mendorong para kader muda, menengah untuk terus maju. "Jadi sangat terbuka memang sikap dan pernyataan beliau," ujarnya.

Baca juga : Kasal Terima Pelaporan Korps Kenkat 14 Pati TNI AL

Menanggapi pernyataan Megawati tersebut, tokoh nasional, Rizal Ramli mengatakan salut kepada Megawati.

“Salut 👍👍 Mbak Mega legowo untuk tidak lagi menjadi Ketua Umum @PDI_Perjuangan,” ujarnya dalam akun Twitternya, yang diunggah di Jakarta, Minggu (28/3).

Baca juga : Bamsoet: Tindak Aksi Premanisme Debt Collector dan Beri Saksi Berat Perusahaan Leasing

Mantan Menko Perekonomian itu meminta Megawati agar tidak menjadikan PDI Perjuangan sebagai patai keluarga. “Jangan jadi partai keluarga, sehingga cita2 besar Bung Karno utk Indonesia terwujud,” ujarnya.

Mantan Menko Kemaritiman ini juga mengatakan bahwa di tangan Megawati, PDI Perjuangan telah tampil menjadi partai besar. Namun, di sisi lain, Rizal Ramli juga mengeritik Megawati. Pasalnya, cita-cita besar Bung Karno yaitu terwujudnya Trisakti, saat ini semakin jauh.

“Mbak Mega berhasil membuat PDIP partai terbesar, tapi cita2 BK makin jauh karena Trisakti hanya slogan,” ujarnya.

Seperti diketahui Presiden Soekarno dalam Pidato Trisakti tahun 1963 menegaskan konsep Trisakti yaitu berdaulat secara politik; berdikari secara ekonomi; dan berkepribadian secara sosial budaya. Konsep inilah yang dibawa terus oleh PDI Perjuangan dalam langkah dan perjuangannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Effendi memuji sikap Megawati karena menunjukkan bahwa tidak ada budaya politik uang dalam menentukan pejabat partai.

"Tidak ada budaya yang disinyalir katakanlah money politic untuk mendapatkan suara apalagi model mengambil pemain dari luar pemain impor dari luar, naturalisasi," kata dia.

Dia menilai model komunikasi yang digunakan Megawati sudah pada tingkatan sufi. Karena itu, para kader memahami pernyataan-pernyataan yang disampaikan Ketua Umum PDIP tersebut mengalir terus.

Memang, kata Effendi, figur Megawati identik dengan PDI Perjuangan. Namun, soal regenerasi tidak perlu dipertanyakan lagi. Karena Megawati dalam perjalanan karier politiknya bahkan memulainya dari tingkat cabang.

Bukti regenerasi terus mengalir karena mayoritas dari 128 anggota DPR dari PDIP merupakan generasi muda, begitu juga di tingkat DPRD. Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo juga menjadi bukti regenerasi berkelanjutan di PDIP. (Very)

 

 

Artikel Terkait
TNI AL Tingkatkan Diplomasi Melalui ANCM
Kasal Terima Pelaporan Korps Kenkat 14 Pati TNI AL
Bamsoet: Tindak Aksi Premanisme Debt Collector dan Beri Saksi Berat Perusahaan Leasing
Artikel Terkini
TNI AL Tingkatkan Diplomasi Melalui ANCM
Kasal Terima Pelaporan Korps Kenkat 14 Pati TNI AL
Bamsoet: Tindak Aksi Premanisme Debt Collector dan Beri Saksi Berat Perusahaan Leasing
DAAI TV Gelar Idul Fitri Bersama Wapres Ma`ruf Amin dan Penyanyi Sulis
Idul Fitri, Wasekjen MUI: Umat Wajib Iman, Aman dan Imun
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas