indonews

indonews.id

Hati Yang Bersih, Kunci Utama Menjadi Aparatur Sipil Negara yang Bersih, Cakap, dan Amanah

Hati Yang Bersih, Kunci Utama Menjadi Aparatur Sipil Negara yang Bersih, Cakap, dan Amanah

Reporter: luska
Redaktur: very

Jakarta, INDONEWS.ID - Lembaga Administrasi Negara menyelenggarakan kegiatan Tausiyah dan Do'a bersama dengan tema 

"Nikmatnya Hidup dengan Menata Hati, Sebuah Refleksi untuk Menjadi Aparatur yang Bersih, Cakap, dan Amanah", bersama Ustadz Dr. H. Das'ad Latief, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. dengan host kegiatan ini yaitu Politeknik STIA LAN Jakarta diikuti seluruh pegawai LAN RI yang beragama Islam. Kegiatan diselenggarakan  daring via zoom pada Senin, 31 Mei 2021. 

Kegiatan ini diawali dengan pendahuluan dari Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta, Prof. Dr. Nurliah Nurdin, M.A., yang mengucapkan terima kasih atas perkenan Ustadz Dr. H Das'ad Latief untuk dapat mengisi acara ini, mengingat kegiatan beliau yang cukup padat.

Yang menjadi moderator pada kegiatan Tausiyah dan Do'a Bersama ini adalah Dr. Asropi, Dosen Politeknik STIA LAN Jakarta.

Ustadz Das'ad menyampaikan bahwa untuk dapat menjadi aparatur sipil negara yang bersih, cakap dan amanah, harus diawali dengan hati yang bersih. 

Terdapat empat macam penyakit hati yang harus 
dijauhi, yang pertama adalah melalaikan sholat,  untuk itu dirikanlah sholat.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اُتْلُ مَاۤ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَ قِمِ الصَّلٰوةَ    ۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَا لْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ   ۗ وَا للّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
"Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al-'Ankabut: Ayat 45)

Sholat menjadi tolok ukur yang pertama untuk kebaikan seorang muslim.

Penyakit hati yang kedua adalah kufur nikmat,  hendaklah seorang muslim menjauhi sikap kufur ini.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."
(QS. Ibrahim: Ayat 7)

Pandai-pandailah mensyukuri nikmat Allah SWT, lihat kepada diri kita nikmat apa lagi yang kita dustakan, ucap ustadz Das'ad.

Penyakit hati yang ketiga yang harus dihindari adalah Takabbur. Takabbur adalah sikap sombong dari seseorang yang merasa dirinya hebat, merasa lebih dari orang lain dan merendahkan orang lain.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan hakikat kesombongan dalam hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa salllam : 

الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

 “Kesombongan adalah
 menolak kebenaran dan merendahkan manusia”. (HR. Muslim)
Maka jauhilah sifat Takabbur ini.

Selanjutnya penyakit hati yang keempat yang harus dijauhi oleh Muslim untuk menjadi ASN yang baik adalah ghibah.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّ ۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًا ۗ اَ يُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ ۗ وَا تَّقُوا اللّٰهَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ تَوَّا بٌ رَّحِيْمٌ
"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang."
(QS. Al-Hujurat: Ayat 12)

Itu beberapa penyakit hati yang dijelaskan oleh ustadz Das'ad. 

Adanya penyakit tentu ada pula obatnya. Obat penyakit hati diantaranya adalah berdzikir kepada Allah SWT, membaca Alquran dan mentadaburi isinya.

Ustadz Das'ad juga mengingatkan para ASN agar senantiasa bersedekah. (Lka)

 

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas