INDONEWS.ID

  • Senin, 29/08/2022 19:20 WIB
  • Pembina IKAWATI Kementerian ATR/BPN Mengajak Pengrajin Wastra untuk Manfaatkan Marketplace sebagai Wadah Pengenalan Warisan Budaya

  • Oleh :
    • luska
Pembina IKAWATI Kementerian ATR/BPN Mengajak Pengrajin Wastra untuk Manfaatkan Marketplace sebagai Wadah Pengenalan Warisan Budaya

Jakarta , INDONEWS.ID - Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IKAWATI) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nanny Hadi Tjahjanto menghadiri _Talkshow_ Program Akselerasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Berorientasi Ekspor (PAMOR) Borneo yang diselenggarakan di Mall Kota Kasablanka, Minggu (28/08/2022). _Talkshow_ yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan ini mengangkat tema "Wastra Nusantara, Warisan Budaya Kebanggaan".

Pada kesempatan ini, Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, wastra yang dimiliki bangsa Indonesia begitu beragam dan sarat akan makna budaya nusantara. Untuk itu, ia menegaskan kepada penjual kain tradisional agar tidak perlu khawatir karyanya dijiplak atau disamakan dalam menjual kain tradisional. Terlebih jika para pengrajin tersebut memasarkannya melalui _marketplace_ seperti Ladara.

Baca juga : Kemendagri Sosialisasikan UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa

"Banyak para pengrajin UMKM tidak mau gabung di _marketplace_. Sebetulnya rezeki ini tidak akan lari ke mana, tidak perlu takut untuk dijiplak. Namun, dengan mengenalkan di _marketplace_, hasil karya Bapk/Ibu ibu dapat terkenal, Bapak/Ibu bangga karyanya disenangi masyarakat," ujar Pembina IKAWATI Kementerian ATR/BPN.

Ia menambahkan, dengan adanya Ladara, para pengrajin wastra dapat memudahkan para pembeli atau penyuka wastra dalam memilih kain tradisional. "Wastra bisa menjadi baju, _clutch_, dan lain-lain. Ini akan menimbulkan banyak inspirasi dan banyak yang ingin mengoleksi. Penjual jangan takut memperkenalkan di Ladara, nanti akan ada banyak macam dihadirkan. Dan jangan khawatir kalau tidak ada waktu ke sana (daerah) bisa lihat di Ladara," ungkapnya.

Baca juga : Kendalikan Inflasi, Kemendagri Harap Pemda Susun Perencanaan Gerakan Menanam dengan Baik

Menurut Nanny Hadi Tjahjanto, Ladara merupakan wadah para pelaku UMKM dan lahir dari ibu rumah tangga, sehingga ia mengajak ibu-ibu yang mempunyai kerajinan wastra untuk tidak segan memasarkan produk-produknya di Ladara. "Saya pesan kepada masyarakat, belilah satu produk UMKM Insyaallah akan tumbuh sejuta semangat para pengrajin UMKM dan bangga buatan indonesia," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Sri Suparni Bahlil yang merupakan istri dari Menteri Investasi/Kepala BKPM menuturkan, sebagai warga Indonesia harus bangga mempunyai banyak budaya seperti wastra. Selain itu, juga harus mengangkat keberadaan budaya Indonesia itu sendiri. "Kita harus menghargai para penenun tradisional, sehingga bisa menghasilkan karya luar biasa. Mungkin disertakan _storytelling_ supaya meyakinkan pembelinya, bagaimana filosofinya, jadi supaya mereka mempunyai daya beli," tuturnya.

Baca juga : Kemendagri Dorong Konsistensi Penerapan Standar Pelayanan Minimal di Lingkungan Pemerintah Daerah

Sebagai informasi, acara ini dilaksanakan dari 24-28 Agustus 2022. Di dalamnya, terdapat pameran produk-produk UMKM, serta _talkshow_ yang diisi oleh salah satu desainer nasional, yakni Wignyo Rahadi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Pembina IKAWATI Kementerian ATR/BPN, Nurlaili Raja Juli Antoni serta jajaran pengurus IKAWATI Kementerian ATR/BPN. (Lka)

 

Artikel Terkait
Kemendagri Sosialisasikan UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa
Kendalikan Inflasi, Kemendagri Harap Pemda Susun Perencanaan Gerakan Menanam dengan Baik
Kemendagri Dorong Konsistensi Penerapan Standar Pelayanan Minimal di Lingkungan Pemerintah Daerah
Artikel Terkini
Pos Fohuk Satgas Yonif 742/SWY Dampingi Petani Panen Kacang Tanah di Perbatasan RI-RDTL
Rayakan HUT Indonews.id ke-8, Pemred Asri Hadi Ajak Pembaca Setia Bantu Penderita Kanker di Indonesia, Begini Caranya!
Pj Wali Kota Kediri: Yogyakarta Punya Malioboro, Kota Kediri Punya BrantasTic
Sudah Dibatalkan MK, Partai Buruh Akan Gugat Aturan Pencalonan Pilkada
Update Banjir Bandang di Agam, Korban Meninggal 19 Orang
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
legolas