INDONEWS.ID

  • Minggu, 02/04/2023 22:43 WIB
  • LaNyalla: Awas, Jangan Ada Potongan Dana Bantuan Guru Rp73M

  • Oleh :
    • Mancik
LaNyalla: Awas, Jangan Ada Potongan Dana Bantuan Guru Rp73M
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.(Foto:Dok.DPD RI)

INDONEWS.ID - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberi perhatian khusus terhadap bantuan guru madrasah di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) di Indonesia yang akan diberikan Kementerian Agama senilai Rp73 miliar.

LaNyalla meminta penyalurannya dilakukan secara transparan dan tak ada satu sen pun hak guru yang disunat.

Baca juga : Menko Airlangga Ingatkan Koperasi agar Utamakan Anak Muda dan Digitalisasi

"Saya tegaskan tak boleh ada sama sekali pemotongan bantuan untuk guru. Bantuan itu amat diperlukan oleh guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka," kata LaNyalla, Sabtu (1/4/2023).

Menurut LaNyalla, bantuan itu merupakan tolok ukur bagaimana kita menghargai tenaga pendidik yang menjadi ujung tombak bagi penciptaan generasi unggul bangsa ini di masa depan.

Baca juga : Lantik Pengurus LP3KN, Pengurus Baru Diharap Tinggalkan Legacy yang Baik

"Kalau kita bermain-main dengan hak mereka, maka sama artinya kita berani mempermainkan masa depan bangsa kita sendiri," ingat LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, bantuan khusus guru tersebut akan sangat berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa.

Baca juga : Harmonisasi Penyelenggaraan Negara Melalui Kolaborasi Ulama - Umara

Hanya saja, selama ini perhatian terhadap mereka masih minim, sehingga berdampak pada tingkat kesejahteraan yang belum dapat dipenuhi.

"Saya meminta jangan sampai ada guru yang berhak menerima bantuan lalu tidak menerima. Kepastian data juga harus akurat, tak boleh ada kesalahan data yang merugikan para guru-guru tersebut," tutur dia.

Sebelumnya, Kementerian Agama akan gelontorkan dana kepada sekitar 9.043 guru dan tenaga kependidikan (GTK) RA dan madrasah dengan besaran Rp1.350.000 per bulan.

Dana tersebut diharapkan diberikan secara permanen selama mereka masih dalam pengabdian. Oleh karenanya, LaNyalla menekankan pentingnya agar tak boleh ada potongan, bahkan penghambatan penyaluran hak mereka.*

Artikel Terkait
Menko Airlangga Ingatkan Koperasi agar Utamakan Anak Muda dan Digitalisasi
Lantik Pengurus LP3KN, Pengurus Baru Diharap Tinggalkan Legacy yang Baik
Harmonisasi Penyelenggaraan Negara Melalui Kolaborasi Ulama - Umara
Artikel Terkini
Simak Rekam Jejak dan Konsepnya! Dosen Senior IPDN "Turun Gunung" Bertarung Jadi Cabup Mamasa 2024-2029
Jet Tempur Sukhoi SU-30 MK2, Pesawat Hercules C-130 Dan Boeing 737-200 Pukau Ribuan pada Makassar International Eight Festival And Forum
Lilik Mardianto Rayakan Ulang Tahun Perkawinan dengan Sumbang Pompa Air untuk Masyarakat Waingapu Sumba Timur
Pos Kewar Satgas Yonif 742/SWY Bersama Puskesmas Weluli Berikan Asupan Gizi Kepada Anak Stunting di Perbatasan RI-RDTL
Santi Ayu Graito Kordinir UMKM hingga Berkembang
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
vps.indonews.id